PATI – Kilasfakta.com, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badruddin menyatakan bahwa dalam menangani lahan sawah pertanian yang terkena dampak banjir seharusnya para petani mendapatkan bantuan berupa bibit tanaman dan juga pupuk.
“Kalau untuk lahan pertanian yang banjir inikan yang jelas tidak bisa ditanami. Jadi ya tinggal bagaimana upaya untuk pemberian bantuan berupa bibit atau benih dan juga pupuk bagi petani,” jelas dia.
Dengan kejadian tersebut, Ali berharap langkah-langkah dalam merespon dampak adanya banjir yang salah satunya lahan pertanian gagal panen untuk ditentukan oleh Pemerintah Daerah. Selain itu, keterlibatan Pemerintah Pusat juga diharapkan dapat membantu adanya kebutuhan ancaman gagal panen ataupun lahan yang tidak dapat ditanami karena terendam banjir.
“Tinggal bagaimana Pemerintah daerah menentukan langkah itu, dan pastinya juga pemerintah pusat akan harus ikut membantu kondisi ini,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.
Berdasarkan pengamatan Kilasfakta.com, banjir masih terjadi di beberapa wilayah di sepanjang area sungai Silugonggo. Seperti, yang terjadi di daerah Desa Tanjang, Desa Kosekan Kecamatan Gabus yang terlihat ratusan hektar tanaman padi terlihat menguning dan sebagian lainnya sudah membusuk. (Wk/Kf)

