REMBANG – Kilasfakta.com, –Tentang solidaritas membuat seseorang paham apa artinya kebersamaan. Solidaritas mempunyai kesetiakawanan atau kekompakan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) solidaritas berarti mempunyai atau memperlihatkan perasaan bersatu.
Jadi, bisa disimpulkan, solidaritas adalah rasa kebersamaan dalam suatu kelompok atau organisasi masyarakat tertentu yang berkaitan dengan kesetiakawanan dalam mencapai tujuan dan keinginan yang sama.
Kebersamaan itu sangat penting karena dengan selalu bersama orang-orang terdekat, membuat kita bisa saling bertukar pengalaman yang sangat berguna ketika menghadapi suatu persoalan.
Dengan selalu menjaga kebersamaan bersama orang-orang di sekitar, kita bisa makaa berbagai hal demi kemaslahatan bagi masyarakat bias kita lakukan. Hal itulah kenapa bersatu, bersama bahu membahu dalam bingkai persatuaan penting untuk diwujudkan.
Adalah Aswirusani (An Naba) bersama sama dengan puluhan organisasi masyarakat se kabupaten Rembang yang dikoordinir oleh Bakesbangpol kab Rembang bersatu menggelar acara dialog penguatan management ormas dalam rangka sukses pemilu 2024 di hotel Pollos jalan Jendral Sudirman no 158 Rembang (Kamis, 6 /07/23).
Tujuan utama pertemuan ormas-ormas se kab Rembang tersebut adalah untuk menjalin kemitraan dan menyatukan persepsi pandangan untuk membangun Rembang, hal tersebut di sampaikan oleh Bakesbangpol Kabupaten Rembang Dwi Purwanto, acara dihadiri oleh Forkopinda, Ketua organisasi masyarakat (ormas) se kabupaten Rembang yang berjumlah tak kurang dari 80 ormas, terdiri dari ketua ketua ormas dan ketua pencak silat.
Guna menanamakan rasa kebersamaan dan persatuan dalam acara tersebut di laksanakan pembacaan ikrar damai bersama, baik dari ormas maupun dari organisasi pencak silat, yang kemudian masing masing ketua menandatangani ikrar kesepakatan damai.
Pada acara tersebut dihadiri oleh Bupati Rembang H. Abdul Hafid SPd I, selain memberikan sambutan juga sekaligus membuka acaranya dengan mengucapkan terimakasih kepada seluruh ormas yang hadir dan berharap semua elemen masyarakat untuk tetap bersatu padu dalam membangun Rembang dan mewanti – wanti jangan sampai menganggap tidak penting bila terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.
”Dalam era digitalisasi kita harus bisa menerima tidak boleh menganggap tidak penting ketika terjadi kesalahpahaman, miskomunikasi di tengah kehidupan masyarakat yang mungkin berbeda dalam cara pandang terhadap kebijakan serta pelayanan dari pemerintah yang di unggah di media sosial.” ungkapnya.
Seluruh pemateri dalam acara pertemuan ormas se Kabupaten Rembang, mengajak dan menyerukan bahwa dalam menyambut pemilu 2024 Rembang harus tetap Aman, tertib dan Rukun. Salimg menjaga ketertiban dan keamanan serta menjalin persatuan dan kesatuan. Pilihan boleh berbeda namun tetep menjaga ketertiban dan ketentraman.
Salah satu perwakilan Aswirusani aktivis kampus pada zamannya juga Koordinator organisasi tim milineal LKSA kab Rembang Muh Robbani S.Pd yang merupakan penggiat tour leader (pariwisata) Kabupaten Rembang usai acara pertemuan memberikan tanggapan postif dan memberikan apresiasi terhadap acara yang di selenggarakan oleh Bakesbangpol kabupaten Rembang.
”Saya ucapkan terimakasih atas undangaan yang disampaikaan oleh Bakesbangpol untuk Aswirusani dan saya memberikan apresiasi terhadap Bakesbangpol karena di tengah difisitnya anggaran APBD kabupaten Rembang tahun 2023 masih bisa mengundang dan menyelenggarakan acara sebanyak 80 ormas tetap guyub rukun, gotong royong bersatu padu untuk membangun Rembang yang lebih baik”, terangnya.
Rembang akan semakin bangkit bila organisasi masyarakat bersatu dan bersama bahu membahu agar Rembang tetap rukun dan damai, kami siap sukseskan pemilu tahun 2023 agar berjalan secara damai dan bermartabat,” tegasnya. ( Rob/mad)

