
Yuli Ariyanti, S.Pd.SD
Guru SDN Suwaduk 01, Kec. Wedarijaksa, Kab. Pati
Konsep Merdeka Belajar adalah mengedepankan kebebasan setiap peserta didik untuk mengatur sendiri pilihan belajarnya. Sehingga guru berperan sebagai penggerak agar para peserta didik bisa terus semangat dan termotivasi untuk mengembangkan kemampuan dan keahliannya tanpa ada paksaan, selain itu juga harus memberikan pilihan metode pembelajaran yang tepat bagi siswa. Metode pembelajaran untuk kelas rendah haruslah yang mampu merangsang pengaktifan siswa serta bersifat menyenangkan bagi anak, agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara maksimal.
Salah satu ketrampilan yang harus dikuasai oleh siswa kelas rendah adalah menulis tegak bersambung, namun sekarang ini banyak guru yang mengabaikan pengajaran yang paling efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran tesebut, sehingga tentunya berdampak pada menurunnya hasil belajar siswa pada materi tersebut. Berkaca dari hal tersebut maka penulis yang merupakan guru kelas I SDN Suwaduk 01 Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati berusaha memaksimalkan pembelajaranan tegak bersambung dengan metode fun learning.
Menulis tegak bersambung adalah salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai siswa. Menulis huruf tegak bersambung biasanya diajarkan di kelas rendah sekolah dasar. Motorik halus pada siswa kelas rendah dapat dilatih dengan menulis huruf tegak bersambung (Sayekti, 2019:92). Bukan hanya dapat melatih motorik halus, keterampilan menulis huruf tegak bersambung juga dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam menulis.
Fun learning adalah motode pembelajaran yang menarik perhatian siswa, sehingga membuat siswa merasa lebih nyaman, tenang dan senang dalam pembelajaran, karena proses pembelajaran dilakukan dengan bermain dan belajar. Menurut Kismoro (2016), fun learning adalah metode belajar dengan sejumlah siswa dimana siswa tersebut merasa senang, nyaman, tenang dan tidak ada tekanan dalam proses belajar. Metode fun learning memiliki konsep bahwa pembelajaran yang dilakukan harus berpusat pada siswa dan bersifat menyenangkan sehingga akan timbul motivasi positif pada diri siswa untuk dapat belajar secara mandiri serta tanpa beban.
Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan metode fun learning yaitu pertama, guru menyampaikan capaian pembelajaran serta tujuan yang akan dicapai dalam pembelajaran menulis tegak bersambung. Kedua, guru memberikan penjelasan berupa gambaran tentang materi yang akan dipelajari. Ketiga, guru memperlihatkan serta menjelaskan keterkaitan antara metode fun learning dengan materi. Keempat, guru menyelipkan beberapa permainan yang sudah disesuaikan dengan tema materi tegak bersambung, permainan tersebut bisa secara individu maupun kelompok. Dalam kelompok harus dipetakan secara heterogen sesuai dengan kemampuan siswa agar diantara mereka dapat saling membimbing.
Kelebihan dari metode fun learning ini antara lain siswa menjadi lebih aktif dan termotivasi dalam kegiatan pembelajaran, melatih siswa memiliki kepercayaan diri yang tinggi dalam pembelajaran, serta suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Namun dalam pelaksanaanya metode ini juga mempunyai beberapa kelemahan yang antara lain dalam metode ini guru harus mampu mengelola kelas dengan baik karena jika tidak maka pembelajaran tidak akan berlangsung secara maksimal, selain itu jika guru tidak mampu mengaplikasikan strategi fun learning maka pembelajaran tidak akan berlangsung dengan baik. Maka disini peran guru sangat dibutuhkan untuk mengawal pembelajaran agar tetap sesuai alur, karena sangat berpotensi murid menjadi terlalu ramai dan kurang fokus dalam pembelajaran.
Dengan penerapan metode fun learning ini akan menjadikan pembelajaran menulis tegak bersambung menjadi lebih menyenangkan, karena dalam pelaksanaannya diselingi dengan beberapa permainan yang menyenangkan bagi siswa.

