PATI – Kilasfakta.com, – Pemerintah Daerah sejatinya memiliki peran yang strategis dalam upaya menarik investasi. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah daerah bisa berperan sebagai ujung tombak yang mampu bertindak lebih kreatif untuk meningkatkan iklim investasi. Terlebih di tengah meningkatnya persaingan global, daerah berlomba meningkatkan daya saing untuk menarik investasi dari luar.
Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ir. HM. Nur Sukarno. Dia mengatakan, salah satu upaya untuk penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pati perlu terus dilakukan. Karena, semakin rendahnya angka kemiskinan di Pati akan menunjukkan semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pati.
Oleh karena itu, Sukarno mendorong Pemkab Pati untuk berusaha menggandeng investor sebanyak-banyaknya. Semakin banyaknya investor yang masuk ke Pati, maka akan semakin banyak menyerap tenaga kerja, yang sekaligus bakal mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.
Ditabahkan, keberhasilan kepemimpinan di era otonomi daerah seperti ini, adalah sejauh mana kepala daerah mampu menghadirkan sumber-sumber keuangan alternatif dari pengelolaan sumber daya lokalnya (revenue side). Tahun 2024 ini menjadi masa yang penting bagi pemerintah daerah untuk dapat memantapkan berbagai reformasi kebijakan dalam melaksanakan transformasi ekonomi menuju pertumbuhan berkelanjutan.
“Investasi menjadi kunci dalam upaya penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan pengurangan kemiskinan. Investasi menjadi semacam window of opportunity bagi pemerintah daerah untuk memaksimalkan pengelolaan potensi ekonomi melalui pengembangan industri berbasis sumber daya lokal dan kerja sama mutualistik antara investor dengan pengusaha local,” terang Sukarno. (Adv)

