DEMAK – mediakilasfakta.com Ratusan personil Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Demak, Jumat malam (13/9) memenuhi kantor PT. PPILN di Jl. pemuda. Dalam pernyataan sikap yang di sampaikan Ketua MPC PP Kabupaten Demak, tegak lurus mendukung pasangan Edi Sayudi dan Eko Pringgolaksito sebagai Bupati dan Wakil Bupati Demak.


Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Demak Muhammad Abdul Malik yang hadir langsung dalam agenda tersebut menyampaikan, kehadirannya bersama ratusan personil mewakili seluruh anggota Pemuda Pancasila se Kabupaten Demak untuk menandatangani Nota Kesepahaman dan pakta integritas bersama Paslon Edi-Eko.

Menurut Muhammad Abdul Malik atau akrab di panggil Gus Malik, menuturkan bahwa sosok Edi Sayudi salah satu calon Bupati Demak bukanlah figur yang asing baginya. Ia sangat yakin bahwa Paslon Edi-Eko memiliki komitmen besar terkait pemberantasan korupsi serta mampu menjalankan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Kehadiran kami disini, tentunya sudah melalui pertimbangan yang matang. Tidak ada kata lain, seluruh anggota Pemuda Pancasila di bawah satu komando harus tegak lurus memenangkan pasangan Edi-Eko sebagai Bupati dan Wakil Bupati Demak”, tegas Gus Malik.

Gus Malik menambahkan, “Edi Sayudi merupakan sosok yang luar biasa, disamping politisi beliau juga merupakan pengusaha sukses. Pengalaman yang dimilikinya, secara kapasitas beliau layak memimpin Kabupaten Demak. Disamping itu, kami berharap ada sinergi Pemuda Pancasila dengan Bupati kedepan dalam bidang kemasyarakatan, “tambahnya.

Masih menurut Gus Malik, hadirnya Paslon Edi-Eko memberi harapan baru kepada masyarakat. Ia menilai, pemerintahan Demak saat ini masih banyak kelemahan dan kekurangan. Kebijakan yang dilakukan pemerintah saat ini dirasa tidak ideal dan menguntungkan satu pihak saja.

Kebijakan yang dimaksud kata Gus Malik diantaranya, maraknya Esmoni, Karaoke yang merajalela, banyak jabatan PLT di Eselon Dua, pembiaran sungai-sungai yang ahirnya mengakibatkan banjir besar, sulitnya Petani mendapatkan pupuk, banyak pungli di sekolah-sekolah, Abrasi dan Rob yang tidak tertangani, pengganguran, monopoli penyedia jasa dalam pekerjaan fisik yang dilaksanakan oleh kroni-kroni Bupati. (MAT)

Tinggalkan Balasan