PATI – Kilasfakta.com, – Insiden kebakaran yang terjadi di Kabupaten Pati pada musim kemarau tahun 2024 ini sudah mencapai 100 lebih kasus. Terbaru pada Sabtu 14 September 2024 sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, sejumlah ruko dan kios yang berada di komppleks Pasar Gabus Pati terbakar hebat. Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kebakaran yang ditangani oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pati.
Kasatpol PP dan Damkar Pati, Sugiono mengungkapkan, dari sekian banyaknya musibah kebakaran, banyak yang terjadi karena pembakaran sampah yang sembarangan hingga kelalaian saat menggunakan kompor gas.
Sugiono mentaksir, dari banyaknya kasus kebakaran mengakibatkan kerugian hampir mencapai Rp 12 miliar. “Tadi ada kebakaran ruko dan kios Pasar Gabus, diduga akibat pembakaran sampah dengan kerugian sekitar Rp 5 miliar. Kejadian saat ini (kebakaran) sudah hampir 100 lebih. Penyebabnya adalah pembakaran sampah. Kita semua tahu musim kemarau tahun ini sangat panas. Terutama lahan tebu, pekarangan, dan rumah,” ungkapnya.
Pihaknya menilai cuaca panas ekstrim yang terjadi pada beberapa bulan terakhir menjadi pemicunya. Sebab, sedikitpun titik api yang muncul akan mudah membesar dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.
Sementara itu menanggapi insiden kebakaran yang cukup banyak, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada. Selain itu, dirinya juga menagih janji dari Pemkab Pati untuk menambah pos Damkar di setiap eks Kawedanan.
Keberadaan pos Damkar dinilai Ali sangat penting untuk meminimalisiri kerugian akibat musibah kebakaran. “Pos Damkar dari dulu sudah saya sampaikan agar ditambah, khususnya di masing-masing kawedanan atau di tengah-tengah. Sehingga jika sewaktu-waktu ada kebakaran bisa segera dipadamkan,” ungkap ketua DPRD.
Bahkan dalam rapat Badan Anggaran atau Banggar bersama dengan Satpol-PP selaku pihak eksekutif juga sudah dibahas. Tak hanya penambahan pos Damkar, tetapi juga penambahan armada serta personilnya. (Adv)

