PEKALONGAN – Kilasfakta.com, Persoalan banjir di Kelurahan Bandengan yang selama ini menjadi momok di Jalan Selat Karimata, khususnya di RW 05 dan RW 06 kini mulai ada titik terang dengan adanya solusi. Upaya penanganan sementara yang dilakukan secara gotong royong terbukti membuahkan hasil yang signifikan. Hingga saat ini Penanganan banjir dengan Penutup tanggul sementara yang dilaksanakan, membuat kawasan yang biasanya tergenang air kini kembali kering, pada Jumat (21/11/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Pemerintah Kelurahan, Polsek Utara, Koramil 19 Kota Pekalongan, Babin Potmar, personel dari Kecamatan Pekalongan Utara, dan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Meskipun tanggul yang dibangun bersifat darurat karena menggunakan sadback, namun dampaknya langsung terasa.

Rohmat, salah satu warga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Pekalongan beserta jajarannya, Kecamatan Utara, juga kepada Kelurahan Bandengan yang sungguh sangat tanggap darurat, kini semua telah terkendali.
“Sudah berkali-kali, kalau banjir musim hujan maupun Rob di Jalan Selat Karimata RW 05, surutnya pasti lama. Namun, kali ini berbeda, jalan cepat kering”, ujar Rohmat.
Kegiatan gerak cepat ini dipimpin langsung oleh Basuki, Kepala Kelurahan Bandengan, dengan dibantu personel gabungan dan partisipasi aktif masyarakat, kerja bakti dan gotong royong berhasil menanggulangi limpasan air laut atau rob dengan segera dan sukses.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan turut berperan penting dengan menyuplai material vital berupa 900 karung sandbag, yang digunakan untuk membendung aliran air dari wilayah perbatasan.
Keberhasilan ini terlihat jelas pada malam setelah pelaksanaan kerja bakti. Jalan Selat Karimata dilaporkan sudah kering. Bahkan, hingga Senin, 24 November 2025, Jalan Selat Karimata RW 05 dan RW 06 dilaporkan sudah tidak lagi tergenang banjir.

Basuki, ketika wawancara dengan awak media mengungkapkan komitmennya untuk melanjutkan upaya penanganan banjir.
“Pihak Kelurahan Bandengan akan terus berupaya untuk penanganan banjir di wilayah ini. Masyarakat sudah lama belum merasakan perubahan dalam menghadapi banjir dan rob. Oleh karena itu, saya berharap mari bersama-sama kita tangani persoalan banjir di wilayah kita”, ungkap Basuki.
Basuki menyampaikan bahwa, Kelurahan akan terus berupaya agar persoalan banjir ini dapat terselesaikan secara tuntas. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Utara dan Koramil 19 Kota Pekalongan beserta jajarannya, serta Babin Potmar dan personel dari Kecamatan Pekalongan Utara yang telah berbaur dengan masyarakat. Tak luput, kami juga berterima kasih kepada DPUPR Kota Pekalongan yang telah menyuplai material dan selalu berkoordinasi dalam penanganan banjir”, Ujarnya
Melihat kesuksesan ini, Lurah Basuki menyatakan bahwa upaya penanganan akan dilanjutkan pada Jumat pekan depan. Kerja bakti berikutnya akan difokuskan untuk menutup talut yang rusak dan ditinggikan dengan sadback sementara dalam menangani limpasan air sungai tersebut, yang tepatnya di RW 03 dan akan menyambung terus ke RW-RW yang lainnya.
Selain itu, pihak Kelurahan akan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh Rukun Warga (RW) lainnya yang juga terdampak rob untuk mencari solusi terbaik.
Lebih lanjut pihak Kelurahan akan segera meminta dinas terkait untuk menambal sulam jalan-jalan yang rusak parah akibat genangan air banjir, terutama di jalan utama Jalan Selat Karimata RW 05 ke arah barat, yang kini terlihat berlubang akibat dampak banjir.
“Atas nama warga masyarakat Kelurahan Bandengan, Saya memohon kepada dinas perumahan dan Kawasan Permukiman agar memberikan solusi terkait dengan jalan atau gang kawasan permukiman yang belum pernah terjamah oleh pembangunan sama sekali”, pungkasnya. (Kf)

