JEPARA | Kilasfakta.com –  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kabupaten Jepara melaksanakan kunjungan duka sekaligus menghadiri doa bersama tujuh hari wafatnya almarhum Bapak Nur Salim, ayahanda dari Supriyono, Bendahara DPD IWO Indonesia Jepara.

Kegiatan tersebut digelar di rumah duka Desa Guyangan RT 02 RW 02, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, pada Selasa malam (6/1/2026).

Kedatangan rombongan DPD IWO Indonesia yang dipimpin langsung oleh ketua beserta jajaran pengurus disambut dengan penuh kehangatan oleh keluarga besar almarhum. Kehadiran para pengurus ini sebagai bentuk solidaritas, empati, serta dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.

Acara doa bersama dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan berlangsung dengan penuh khidmat serta hikmah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Ridwan Petinggi Desa Guyangan Kecamatan Bangsri, unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah warga dari berbagai desa sekitar yang bersama-sama memanjatkan doa untuk almarhum.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan DPD IWO Indonesia Jepara, Suprapto menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. “Kami atas nama keluarga besar DPD IWO Indonesia Jepara turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya orang tua dari saudara kami. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” tuturnya.

Doa bersama yang digelar di kediaman duka tersebut dihadiri kurang lebih 1.300 tamu undangan, baik dari wilayah Desa Guyangan maupun dari desa-desa sekitar. Rangkaian acara diawali dengan Pembukaan Panitia , Sambutan Perwakilan Tuan Rumah dan Sambutan dari Kades Ridwan,  pembacaan tahlil, dilanjutkan tausiyah dan kultum yang disampaikan oleh Romo Yai Bapak Asrofi dari Desa Sinanggul.
Dalam tausiyahnya, Bapak Asrofi menyampaikan pentingnya menjaga ibadah salat lima waktu sebagai bekal utama seorang muslim. Ia juga menuturkan bahwa almarhum Bapak Nur Salim dapat dijadikan suri teladan, karena meninggal dunia dalam keadaan hendak menunaikan ibadah salat, yang merupakan tanda kemuliaan bagi seorang hamba.

Mewakili keluarga besar almarhum, Bapak Iman Bukhori menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir, mendoakan, serta membantu sejak hari pertama hingga malam penutupan doa tujuh hari.

“Kami sekeluarga tidak mampu membalas segala kebaikan Bapak, Ibu, dan saudara sekalian. Semoga semua doa, tenaga, dan keikhlasan yang diberikan dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda,” ungkapnya.

Kegiatan doa bersama tujuh hari ini menjadi wujud kebersamaan, kepedulian sosial, serta kekuatan spiritual masyarakat dalam mengiringi kepergian almarhum Bapak Nur Salim, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dan organisasi di Kabupaten Jepara.

( khuz_jpr )

Tinggalkan Balasan