(Bupati Klaten bersama Forkompinda Klaten mengelar rakor dipendopo Kabupaten)

Klaten – Kilasfakta.com, Dikarenakan penyebaran virus corona(Covid-19) yang belum juga mereda,maka untuk kegiatan belajar di rumah bagi siswa seluruh tingkatan sekolah diKabupaten Klaten, diperpanjang sampai tanggal 14 April 2020.

Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani menjelaskan bahwa libur anak sekolah di Klaten, diperpanjang sampai tanggal 14 April, karena perkembangan virus corona (Covid-19) hingga saat ini belum menunjukan tanda-tanda mereda. Perpanjangan libur anak sekolah itu juga sesuai dengan instruksi dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Sebagai Bupati akan selalu mematuhi segala instruksi dari Gubernur Jateng, jelas Sri Mulyani saat rakor percepatan penanggulangan virus corona dipendopo Kab. Klaten. Kamis, (26/3).

Lebih lanjut, Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani menambahkan selain memperpanjang liburan anak sekolah, Pemkab Klaten juga akan mewaspadai tradisi adat Sadranan yang akan berlangsung tak lama lagi, ini biasanya akan terjadi di bulan ruwah sebelum puasa.

Bupati Klaten juga memerintahkan seluruh camat di Klaten, untuk membatalkan seluruh kegiatan terkait dengan acara adat Sadranan, dalam kegiatan sadranan itu akan terjadi berkumpulnya masyarakat yang cukup banyak, tutur Bupati.

Untuk acara kegiatan nyadran biasanya akan ada ritual tirakatan, kenduri bersama, dan wayangan, Bupati meminta kepada seluruh camat di Klaten untuk sementara waktu acara tersebut ditiadakan dulu.

Untuk even- even tertentu maupun warga yang akan mengelar hajatan besar dengan segala hiburannya, biar nanti Polres yang melarangnya, tambah Bupati.

Dalam rakor kali ini, dihadiri oleh Komandan Kodim 0723 Letkol Kav Minarso, Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo, Kajari, Edy Utama, Kemenag, MUI, Disdik, Dinkes,IDI dan instansi terkait.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Wardani Sugiyanto menuturkan, istilah libur bagi siswa yang dimaksud, bukan libur tanpa pelajaran apapun, namun tetap belajar di rumah dengan sistem online.

Perpanjangan belajar di rumah itu, bagi siswa siswi harus mengikuti instruksi sesuai edaran dari Kemendikbud, juga edaran dari Kanwil Dikbud Propinsi Jawa Tengah.

Kadis Diknas Klaten juga meminta, kepada orang tua siswa, selama pasca liburan untuk selalu membimbing anak, dan juga menguatkan stamina anak. Dengan stamina anak yang kuat, maka antibodi anak juga akan kuat.

Kalau antibodi anak kuat, niscaya akan melawan virus apapun dalam tubuh anak termasuk virus corona. Yang terpenting, anak jangan diperbolehkan bermain diluar rumah, serta jaga jarak aman dengan teman temannya, pungkasnya.

(Pur)

Terima kasih atas tanggapannya

%d blogger menyukai ini: