Views: 13
0 0
Antisipasi Penambahan Kasus Covid-19, Warga Klaten Yang Kerja di Luar Kota Didata
Categories: kesehatanpemerintah

Antisipasi Penambahan Kasus Covid-19, Warga Klaten Yang Kerja di Luar Kota Didata

Read Time:2 Minute, 8 Second

KLATEN-Kilasfakta.com– Warga Kabupaten Klaten yang memiliki aktivitas pekerjaan di luar daerah, harus tercatat dan terdata oleh pihak kecamatan, desa, maupun RW dan RT. Terlebih, bagi mereka yang dalam aktivitasnya bekerja sering pulang dan pergi ke Kabupaten Klaten.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani dihadapan para Camat saat memimpin rapat di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu, (22/7).

Instruksi tersebut disampaikan Sri Mulyani menyusul adanya penambahan kasus Covid- 19 yang cukup signifikan di Kabupaten Klaten, berkaitan dengan warga Klaten yang bekerja di luar daerah.

“Saat rapat terbatas, saya langsung memerintahkan seluruh Camat agar mendata seluruh masyarakat di wilayahnya yang bekerja di luar daerah yang sering pulang pergi, berangkat pagi pulang sore atau malam, untuk didata jumlahnya berapa,” jelas Sri Mulyani yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten.

Sri Mulyani menjelaskan, bagi para pemudik yang datang di Kabupaten Klaten juga diwajibkan untuk menaati protokol kesehatan, dan harus melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari, baik itu di rumah atau di tempat yang sudah disediakan.

Dikatakannya, apabila pemudik tidak mau melaksankan isolasi mandiri nantinya, maka dengan tegas tidak boleh pulang ke kampung halaman.

Arahan Bupati Klaten tersebut  sesuai dengan situasi Covid-19 terkini di Kabupaten Klaten. Saat ini penambahan kasus masih terjadi dan tren kecenderungan naik, beberapa waktu ini penularan berasal dari luar daerah. Termasuk dari Warga Klaten yang bekerja di luar daerah.

Sri Mulyani menambahkan, bahwa di masa pandemi ini warga diminta untuk semakin waspada dengan penularan Covid- 19.

“Sekarang tidak boleh para masyarakat, karena jiwa kegotong-royongan atau kebersamaan, kalau ada saudara kita atau tetangga kita yang sakit berbondong-bondong membesuk di rumah sakit,” jelasnya.

Pasalnya, saat ini rumah sakit pun hanya menerima keluarga pasien maksimal dua orang saja. Meskipun demikian, silaturahmi dan kerukunan agar tetap dijaga salah satunya dengan menggunakan sarana media atau handphone untuk memberikan motivasi dan dukungan pada pasien agar segera sembuh.tambah Sri Mulyani.

Sebagai informasi, pada Rabu (15/7) lalu terjadi penambahan sebanyak 11 kasus Covid-19 di Kecamatan Tulung yang masih dirawat dan 3 dari Kecamatan Polanharjo. Mereka pernah berkontak dengan pasien sebelumnya, yaitu satu warga Klaten yang bekerja di Kudus dan diketahui sering pulang dan pergi ke Kabupaten Klaten.

Begitu pula dengan penambahan 5 kasus di Klaten Utara pada Rabu (15/7) lalu, masih berkaitan dengan pasien sebelumnya seorang pekerja yang terpapar Covid-19 di luar daerah.

Selain itu, penambahan kasus Covid-19 di Klaten dalam beberapa pekan ini turut terjadi pada Warga Klaten yang bekerja di luar daerah seperti Kudus, Surakarta, Yogyakarta, Sukoharjo dan beberapa daerah lainnya. (Hms/PUR).

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

KOKAM dan SAR Muhammadiyah Ngawi Gelar LATGAB, “Penanganan Pohon Tumbang dan Snake Rescue

    NGAWI - Kilasfakta.com. Komando kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah yang selanjutnya disingkatKOKAM Pemuda Muhammadiyah…

29/11/2021

Musim Penghujan, Dewan Pati Minta Warga Gotong Royong Antisipasi Banjir

PATI – Kilasfakta.com, Intensitas curah hujan saat sekarang sudah mulai tinggi, dan mengakibatkan banjir di…

29/11/2021

Vaksinasi Desa Karang Jompo Diselenggarakan Rutin Seminggu Sekali

PEKALONGAN - Kilasfakta.com, Dalam rangka mendukung percepatan Vaksinasi dan untuk menekan berkembangnya Virus Covid-19 Pemerintah…

28/11/2021

Acara “Rembug Desa” Desa Cepiring Kabupaten Kendal Memanas

CEPIRING - Kilasfakta.com - Dengan Tema "Klarifikasi Bumdes" Berlangsung Seru Dalam Suasana Memanas, Jumat 26/11/2021…

27/11/2021

Aksi Damai Ormas Pemuda Pancasila Jateng, Tuntut Junimart Girsang Meminta Maaf Lewat Media Nasional

SEMARANG - Kilasfakta.com - Organisasi massa (Ormas) Pemuda Pancasila melakukan Aksi Damai di Kantor DPRD…

27/11/2021

Dewan Pati Minta Warga Pahami Rencana Pemberlakuan PPKM Level 3

PATI – Kilasfakta.com, Informasi terkait rencana pemerintah yang bakal memberlakukan PPKM Leve3 secara serentak mulai…

26/11/2021