SEMARANG – Kilasfakta.com, Kepolisian Republik Indonesia kehilangan putra terbaik yang bertugas di Satuan Reskrim Polrestabes Semarang.

 

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana, dalam menyampaikan laporan tertulisnya kepada Kapolrestabes Semarang, bahwa telah meninggal dunia anggota Satreskrim Polrestabes Semarang, Aiptu Janadi S.H di RS. Telogorejo Semarang. pukul 17.Wib, Kamis (28/1/21).

 

“Innalillahi wainnailaihiroojiun, Telah meninggal dunia anggota Sat Reskrim Polrestabes Semarang, bernama Janadi S.H, terkena serangan jantung di RS. Telogorejo Semarang, Sore tadi,” jelas Kasat Reskrim dalam menyampaikan laporan tertulis.

 

Dijelaskan Kasat Reskrim, Janadi, S.H., merupakan putra terbaik di kepolisian Polrestabes Semarang, dengan pangkat AIPTU dan menjabat sebagai Kasubnit 1 Unitidik V Satreskrim Polrestabes Semarang.

 

“Almarhum merupakan anggota terbaik kami, beliau meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak. Semoga Husnul khotimah, dan keluarga diberi kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.

 

Ketua AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) DPC Kota Semarang, Yudi Hendrilia S.Th. M.Pd. mengungkapkan, saat mendengar kabar duka tersebut, ia sangat terkejut. Bahkan ia sendiri tidak percaya mendengar kepergian anggota Satreskrim Polrestabes Semarang ini.

 

“Saya tidak percaya jika beliau pergi begitu cepat. Saya kenal baik dengan almarhum selama ini, almarhum sangat baik dan bersahaja dengan siapapun, memang kalau saat bertugas, beliau sangat tegas dalam menindak kejahatan apapun di kota Semarang ini,” kata Ketua AWPI DPC Kota Semarang ini, yang akrab di panggil Yudi Wong pada kilasfakta.com

 

Sementara itu, Ketua PAC Pemuda Pancasila Banyumanik, Kota Semarang, sekaligus Moderator Mik Semar, Didik Agus Riyanto, mengatakan, ia mendengar kabar duka itu dari rekannya, bahwa Almarhum Aiptu Janadi, telah berpulang ke pangkuan ilahi tadi sore.

 

Lanjut Didik, ia sangat terkejut saat mendengar kabar tersebut. Baginya, sosok Almarhum sangat baik dan bersahaja serta mudah membaur dengan semua kalangan, bahkan jiwa sosial almarhum yang suka menolong ini, sangat tinggi.

 

“Saya masih ingat saat almarhum membantu menangani kasus penganiayaan pembantu yang bernama IM, pelaku langsung di tangkapnya dan diproses secara hukum,” cerita Didik, saat di hubungi kilasfakta.com.

 

Berdasarkan informasi yang di terima media ini, Almarhum Aiptu Janadi, S.H, akan dikebumikan Jumat, (29/1/21), pukul 13.00 Wib, usai sholat jumat, di pemakaman TPU Berguto.(poerbledek’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *