Views: 15
0 0
Bupati Keluarkan Kebijakan Stimulus Pembiayaan Untuk Hadapi Pandemi Corona
Categories: ekonomi

Bupati Keluarkan Kebijakan Stimulus Pembiayaan Untuk Hadapi Pandemi Corona

Read Time:1 Minute, 31 Second

Pati – Kilasfakta.com, Tak dapat dipungkiri, merebaknya wabah Virus Corona di Indonesia turut berdampak pada sektor industri keuangan di Kabupaten Pati. Karena itu, Bupati Pati mengeluarkan kebijakan stimulus pembiayaan guna mengatasi dampak yang ditimbulkan.

Dalam surat Bupati yang dikirimkan kepada para pelaku usaha industri jasa keuangan se-Kabupaten Pati, Haryanto menjelaskan bahwa seluruh Bank Umum Konvensional (BUK), Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), Bank Perkreditan Rakyat (BPR), dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang berada di wilayah Kabupaten Pati diminta untuk memberikan stimulus kredit bagi debitur yang terdampak penyebaran Covid-19 sebagaimana ketetapan dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

“Pemberian stimulus tersebut dapat dilakukan dengan melakukan relaksasi atau restrukturisasi kredit kepada debitur pada sektor-sektor yang terdampak penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), antara lain di sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan, pengolahan, pertanian dan pertambangan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan mekanisme pemantauan sesuai ketentuan yang berlaku”, ujarnya dalam surat tersebut.

Ia pun menekankan perlunya dilakukan sosialisasi, edukasi dan literasi kebijakan stimulus kredit tersebut dengan memasang pengumuman di seluruh Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu / Unit dan Kantor Kas, sesuai ketentuan teknis yang berlaku di masing-masing pelaku Industri Jasa Keuangan.

“Kebijakan pemberian stimulus kredit tersebut mulai berlaku sejak 13 Maret 2020 sampai dengan 31 Maret 2021”, tegas Bupati.

Bank pun diminta menyampaikan laporan berkala atas penerapan kebijakan stimulus kredit tersebut kepada Bupati Pati sejak posisi data akhir bulan April 2020.

Semua itu, menurut Bupati perlu dilakukan dalam rangka mendorong optimalisasi fungsi intermediasi perbankan, menjaga stabilitas industri jasa keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pati yang terdampak penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

“Sebab hal itu juga berdampak secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kinerja dan kapasitas debitur, termasuk debitur Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)”, pungkasnya.

(Hms/Kif)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

KOKAM dan SAR Muhammadiyah Ngawi Gelar LATGAB, “Penanganan Pohon Tumbang dan Snake Rescue

    NGAWI - Kilasfakta.com. Komando kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah yang selanjutnya disingkatKOKAM Pemuda Muhammadiyah…

29/11/2021

Musim Penghujan, Dewan Pati Minta Warga Gotong Royong Antisipasi Banjir

PATI – Kilasfakta.com, Intensitas curah hujan saat sekarang sudah mulai tinggi, dan mengakibatkan banjir di…

29/11/2021

Vaksinasi Desa Karang Jompo Diselenggarakan Rutin Seminggu Sekali

PEKALONGAN - Kilasfakta.com, Dalam rangka mendukung percepatan Vaksinasi dan untuk menekan berkembangnya Virus Covid-19 Pemerintah…

28/11/2021

Acara “Rembug Desa” Desa Cepiring Kabupaten Kendal Memanas

CEPIRING - Kilasfakta.com - Dengan Tema "Klarifikasi Bumdes" Berlangsung Seru Dalam Suasana Memanas, Jumat 26/11/2021…

27/11/2021

Aksi Damai Ormas Pemuda Pancasila Jateng, Tuntut Junimart Girsang Meminta Maaf Lewat Media Nasional

SEMARANG - Kilasfakta.com - Organisasi massa (Ormas) Pemuda Pancasila melakukan Aksi Damai di Kantor DPRD…

27/11/2021

Dewan Pati Minta Warga Pahami Rencana Pemberlakuan PPKM Level 3

PATI – Kilasfakta.com, Informasi terkait rencana pemerintah yang bakal memberlakukan PPKM Leve3 secara serentak mulai…

26/11/2021