Views: 40
0 0
Bupati Klaten Panen Perdana Padi Trisakti di Desa Duwet
Categories: pemerintahPertanian

Bupati Klaten Panen Perdana Padi Trisakti di Desa Duwet

Read Time:1 Minute, 27 Second

KLATEN –Kilasfakta.com, Kabupaten Klaten masih mengukuhkan sebagai kabupaten penyangga pangan, tidak saja Jawa Tengah tapi juga nasional. Terbukti, memasuki masa panen kedua 2020, produktivitas beras di Kab. Klaten ini masih sangat aman, bahkan mengalami surplus beras mencapai 101 ribu ton.

Bupati Klaten , Hj Sri Mulyani saat melaksanakan panen padi varietas Trisakti di Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, Klaten , mengatakan Kabupaten Klaten masih optimis sebagai lumbung padi Jawa Tengah.

Panen raya padi Trisakti di Duwet, Wonosari, ini menjadi kebanggaan. Sebab di tengah pandemi virus corona, para petani Klaten masih bisa panen. Bahkan kabupaten Klaten mencapai surplus beras 101 ribu ton beras.

Capaian ini harus dipertahankan agar Kabupaten Klaten tetap sebagai lumbung pangan Jawa Tengah dan nasional.

Lebih lanjut, Bupati meminta di masa pandemi ini agar setiap desa di Kab. Klaten memiliki lumbung pangan desa. Hal ini dimaksudkan jika terjadi kelangkaan beras, petani masih punya cadangan pangan.

Padi Trisakti sendiri menjadi varietas baru yang perlu dikembangkan di masa sulit seperti ini sehingga masih bisa menolong nasib petani.

“Saya berharap demplot padi Trisakti agar dilanjutkan dan dikembangkan. Kalau perlu ditanam serentak” pinta bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten, Widiyanti waktu mendampingi Bupati Klaten saat panen raya mengatakan, luas lahan pertanian di Klaten sekitar ada 72.000 hektar. Untuk Wonosari sendiri sekitar 2.000 hektar dan mampu mendukung swasembada pangan di Klaten.

“Padi Trisakti setiap hektar mampu menghasilkan 6 ton gabah basah atau 5,2 ton gabah kering giling. Sesuai instruksi Bupati Klaten, demplot pengembangan padi Trisakti akan dilanjutkan sebanyak tiga kali. Saat ini sementara panen padi Trisakti masih terbatas yakni 5 petak atau sekitar 1 hektar. Padi Trisakti memiliki keunggulan khusus yakni umurnya yang pendek hanya 75 hari dan tahan wereng” pungkas Widianti. (Hms/Pur)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

KOKAM dan SAR Muhammadiyah Ngawi Gelar LATGAB, “Penanganan Pohon Tumbang dan Snake Rescue

    NGAWI - Kilasfakta.com. Komando kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah yang selanjutnya disingkatKOKAM Pemuda Muhammadiyah…

29/11/2021

Musim Penghujan, Dewan Pati Minta Warga Gotong Royong Antisipasi Banjir

PATI – Kilasfakta.com, Intensitas curah hujan saat sekarang sudah mulai tinggi, dan mengakibatkan banjir di…

29/11/2021

Vaksinasi Desa Karang Jompo Diselenggarakan Rutin Seminggu Sekali

PEKALONGAN - Kilasfakta.com, Dalam rangka mendukung percepatan Vaksinasi dan untuk menekan berkembangnya Virus Covid-19 Pemerintah…

28/11/2021

Acara “Rembug Desa” Desa Cepiring Kabupaten Kendal Memanas

CEPIRING - Kilasfakta.com - Dengan Tema "Klarifikasi Bumdes" Berlangsung Seru Dalam Suasana Memanas, Jumat 26/11/2021…

27/11/2021

Aksi Damai Ormas Pemuda Pancasila Jateng, Tuntut Junimart Girsang Meminta Maaf Lewat Media Nasional

SEMARANG - Kilasfakta.com - Organisasi massa (Ormas) Pemuda Pancasila melakukan Aksi Damai di Kantor DPRD…

27/11/2021

Dewan Pati Minta Warga Pahami Rencana Pemberlakuan PPKM Level 3

PATI – Kilasfakta.com, Informasi terkait rencana pemerintah yang bakal memberlakukan PPKM Leve3 secara serentak mulai…

26/11/2021