
SRAGEN – Kilasfakta.com – Dalam suasana penuh kehangatan, Dinas Sosial Kabupaten Sragen menggelar acara silaturahmi pasca lebaran yang dihadiri oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH),Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Sosial, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sragen, termasuk Bupati Sigit Pamungkas dan Wakil Bupati Suroto. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Kamis ( 1 Mei 2025 )
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sragen, Yuniarti, menyampaikan komitmennya dalam membantu masyarakat yang memiliki masalah sosial.
Kami berkomitmen menjalankan 12 program prioritas Kementrian Sosial yang difokuskan pada penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Program-program ini mencakup rehabilitasi sosial, pemberdayaan soial, perlindungan sosial, dan jaminan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” ucapnya.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, Taufik Nurahman, mengungkapkan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Sragen atas dukungan yang diberikan kepada program BPJS Ketenagakerjaan.
Kami berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sragen atas dukungannya. Sragen merupakan Kabupaten pertama dan terbanyak di wilayah Karisidenan Surakarta dalam hal pendapatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCTH), yang digunakan untuk mendukung program jaminan sosial bagi pekerja.” ujarnya.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menekankan pentingnya peran Dinas Sosial dan Data Terpadu Sejahtera Nasional (DTSEN) sebagai navigasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sragen dalam bergerak menuntaskan kemiskinan.
“Fokus Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen saat ini adalah penuntasan kemiskinan. Salah satu indikator kemiskinan adalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dengan data yang konkrit yang diberikan oleh Dinas Sosial, penyaluran dana anggaran dapat dilakukan secara tepat sasaran dan efisien.” tegasnya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis laptop kepada sembilan kecacamatan, yaitu Kecamatan Sragen, Sidoharjo, Ngrampal, Karangmalang, Sambirejo, Gondang, Kedawung, Sambungmacan, dan Masaran. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung operasional Program Keluarga Harapan (PKH) di tingkat kecamatan.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada pekerja rentan di desa yang tergabung dalam program Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Super Village, yaitu Sulistiyono warga Desa Sidodadi, Masaran mendapat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Beasiswa untuk anak yang ditinggalkan sebesar Rp.232 juta. Santunan JKK juga diberikan kepada Samto Wiyono warga Desa Juwok, Sukodono mendapat Santunan Biaya Pemakaman sebesar Rp.10 juta.
Kabupaten Sragen menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antar lembaga untuk menuntaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Salmalia / Hendro)
