Klaten – Kilas Fakta.com
Desa Jurang Jero Kabupaten Klaten Hari ini Laksanakan Simulasi Tanggap Bencana,Semua Perangkat Desa juga Kepala Desa Jurang Jero Ali Murtono Mengajak Seluruh Perangkat Desa Membunyikan Kentongan Sebagai Salah Satu Kesiapsiagaan Pembentukan Desa Tanggap Bencana (Destana).Kentongan tersebut merupakan bunyi Urgen untuk isyarat Pemberitahuan Kepada mayarakat.
Hal tersebut disampaikan Oleh Kepala Desa Jurang Jero Kabupaten Klaten Ali Murtono usai mendapat himbauan dari BPBD Kabupaten Klaten.
Dalam Simulasi Tanggap Bencana di ikuti dari unsur Perangkat Desa dan Masyarakat Jurang Jero.
Kepala Desa menyampaikan bahwa Kita menghimbau seluruh elemen masyarakat agar mampu Evakuasi Mandiri.Dalam simbolis membunyikan Kentongan tersebut masyarakat diminta bukan hanya mampu evakuasi secara mandiri tetapi juga harus tanggap akan Bencana dan cara melindungi nya.Selain itu,di akhir apel Paginya tersebut Kepala Desa membunyikan sirine dan kentongan secara bersama-sama.Ali mengatakan, Penggunaan Kentongan sebagai tanda akan datangnya Bahaya agar tetap dilestarikan.dan menjadi Simbol Kearifan lokal agar Selalu diterapkan oleh Masyarakat Pedesaan sampai agar menjadi Budaya Indonesia.
dengan mengingat bahwa Wilayah Kabupaten Klaten merupakan wilayah yang sering terjadi Bencana dengan melihat Peta Daerah yang berdekatan dengan Gunung Merapi juga Bencana Banjir dengan mengingat Intensitas Hujan yang tinggi.
Kesiapsiagaan Bencana bukan hanya tanggung jawab Desa tetapi Elemen Masyarakat Juga harus Tanggap akan Bencana yang terjadi di wilayah masing-masing.Hari Kesiapsiagaan tahun 2024 ini menjadi Momentum untuk meningkatkan Budaya sadar Bencana,mendorong ketangguhan masyarakat dalam menghadapi Bencana,sejalan dengan tema Desa Tanggap Bencana Tandasnya.(Dharmawan)

Tinggalkan Balasan