Petani tembakauPetani tembakau

PATI – Kilasfakta.com, Produk tembakau potensinya cukup besar. Namun, petani tembakau hanya mengetahui tujuan utama mereka menanam tembakau sebagai bahan baku untuk membuat rokok. Baik itu rokok cigarette maupun cerutu.

Maka dari itu, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Ir. HM Nur Sukarno meminta kepada petani tembakau untuk memanfaatkan teknologi yang ada. Seperti ekstraksi tembakau, itu bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku produk farmasi maupun produk kosmetik. Sehingga, dapat digarap petani lokal dan mampu menyejahterakan petani. “Ini merupakan peluang bagi petani tembakau. Mereka harus mengikuti perkembangan teknologi. Supaya tanaman tembakau dapat menghasilkan berbagai macam produk turunan melalui proses ekstraksi,” kata Sukarno.

Sukarno menjelaskan, bahwa setiap tahun ada peningkatan konsumsi ekstrak tembakau. Namun, produk ekstrak tembakau tersebut, selama ini masih impor. Menurut dirinya, hal tersebut seharusnya menjadi peluang baru bagi petani tembakau. Apalagi untuk menghasilkan nikotin cair tersebut tidak harus menggunakan tembakau kualitas super.

Sukarno juga mendorong pemerintah agar mengenalkan teknologi kepada petani tembakau di Kabupaten Pati. Termasuk, memberikan informasi dan pemahaman soal produk tembakau selain rokok, yang potensinya cukup besar. Sehingga, dapat digarap petani lokal dan mampu menyejahterakan petani. “Petani tembakau harus lebih mengerti cuaca, selama ini petani tembakau hanya berdasarkan ilmu ’titen’. Untuk itu kami mendorong pemerintah agar mengenalkan teknologi kepada para petani. Harapannya petani tembakau lebih paham dengan iklim, jadi nantinya lebih pas melihat cuaca saat menanam dan memanen,” katanya.

Lebih lanjut, Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut meminta anak muda untuk mengambil peranan di sektor pertanian. Selain bisa menjadi peluang usaha juga sekaligus dapat membangun desa. (Wk)

Tinggalkan Balasan