PATI – Kilasfakta.com, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati Bambang Susilo, belum lama ini mengaku mendapat laporan dari salah satu unsur pemerintahan desa perihal ketiadaan anggota dewan yang hadir pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang tingkat kecamatan bulan Februari lalu.
Bambang menyebut, ketidakhadiran para wakil rakyat dalam forum tersebut lantaran pelaksanaan Musrenbang kala itu, bebarengan dengan pesta demokrasi atau Pemilu. Sehingga, dirinya menyebut pada saat itu rekan-rekannya melupakan tugas sebagai wakil rakyat karena fokus pada diri sendiri. “Jadi bapak ibu anggota dewan saat itu sibuk mempertanyakan nasib yang belum jelas. Alhamdulillah saya bisa menghadiri,” ucapnya.
Meskipu sedikit malu dengan adanya laporan itu, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap agar seluruh elemen masyarakat khususnya yang hadir dalam forum Musrenbang untuk bisa memaklumi hal tersebut.
Disamping bebarengan dengan Pemilu, Bambang menyebut ada perubahan jadwal Musrenbang kecamatan dari yang seharusnya dijadwalkan sebelum Pemilu, diubah setelah Pemilu. Perubahan jadwal inilah yang dirasa oleh Lgislator dari Kecamatan Tambakromo ini membuat para wakil rakyat ini lebih fokus untuk mengawal suara hasil Pemilu ketimbang mengikuti forum perencanaan pembangunan daerah. “Musrenbang kemarin harusnya dilaksanakan sebelum Pemilu, tetapi kenyataanya malah dilaksanakan setelah Pemilu,” imbuhnya.
Mewakili segenap anggota DPRD Kabupaten Pati, Bambang pun meminta maaf sebesar-besarnya atas laporan memalukan ini. “Sehingga kemarin mohon maaf karena bertepatan dengan Pemilu,” tandasnya.

