Views: 16
0 0
Disdik Klaten Siapkan 3 Langkah KBM
Categories: pendidikan

Disdik Klaten Siapkan 3 Langkah KBM

Read Time:1 Minute, 48 Second

Klaten – Kilasfakta.com, Apabila nanti Kabupaten Klaten benar benar menerapkan New Normal, maka Dinas Pendidikan Kabupaten  Klaten, telah menyiapkan tiga langkah skenario Sif untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Skenario yang disusun tersebut, turut berpedoman terhadap protokol kesehatan pencegahan dan penularan virus Covid-19 diKlaten. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Wardani Sugiyanto mengungkapkan bahwa saat ini instansinya tengah melakukan pelatihan protokol pencegahan Covid-19 di lingkungan sekolah bagi guru dan karyawan.

Terkait sosialisasi dan pelatihan penerapan protokol, bagi guru dan karyawan sejak tanggal 2 Juni 2020 sudah melakukan pelatihan Protokoler covid-19, ungkap Wardani ketika ditemui, Senin (8/6/20).

Lebih lanjut, Wardani menjelaskan, skenario yang disiapkan, ada tiga skenario. Skenario dengan sistem sif ini disiapkan apabila Kabupaten Klaten nantinya akan menerapkan new normal. Seperti diketahui Disdik Klaten menangani diantaranya 65 SMP dan 669 SD Negeri di Kabupaten Klaten.

Skenario pertama, yaitu siswa masuk satu kali dalam seminggu. Pihaknya mensimulasikan apabila ditingkat SMP ada 600 anak didik dan terbagi 21 kelas, nanti per kelas sekitar 5 siswa yang mengikuti KBM.

Kemudian skenario kedua, seminggu masuk dua kali, dengan simulasi yang sama maka rata-rata 10 anak didik per kelas. Selanjutnya, skenario ketiga yaitu siswa masuk 50 persen atau kira kira ada 15 anak per kelas.

Skenario pertama ini yang paling aman, barulah nanti bertahap diterapkan ke skenario selanjutnya dengan melihat perkembangan dan kebijakan yang ada di Klaten,jelasnya.

Wardani menambahkan, kegiatan belajar mengajar akan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Siswa nantinya sebelum masuk maka akan dicek suhu, cuci tangan pakai sabun, menerapkan jaga jarak, dan menggunakan masker.

Siswa juga diminta untuk membawa bekal makanan dan minuman dari rumah. Bagi guru, saat melangsungkan KBM maka harus menggunakan masker dan face shield. Guru dan karyawan juga harus menjadi contoh dalam penerapan protokol bagi siswa.

Pihaknya mengungkapkan bahwa saat ini pembelajaran masih dilakukan  secara daring dan luar daring atau offline.  Untuk tingkat SMP pembelajaran dilakukan seluruhnya daring.

Sementara itu ada beberapa yang luar daring seperti misalnya untuk beberapa sekolah dasar di desa, orang tuanya mengambilkan tugas anaknya di sekolah yang masih dilingkup satu desa.Bahwa tingkat kesiapan untuk pembelajaran daring di Klaten sudah baik, pungkas Kadisdik Klaten, Wardani Sugiyanto.

(Hms/Pur)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

Jumat Berkah Bagi-Bagi Nasi Sewelas Coffee

PATI - Kilasfakta.com, Pati (03/12/2021) - Sewelas Coffee terus mendulang pahala dan keberkahan dengan menggelar…

03/12/2021

Angka Covid-19 Menurun, Bupati Minta HIPMI Dukung Pemulihan Ekonomi Lokal

PATI - Kilasfakta.com, Kasus Covid-19 di Pati menunjukkan tren penurunan sejak beberapa bulan terakhir. Data…

03/12/2021

Dukung Vaksinasi, Wakil Ketua II DPRD Pati Minta Warga Tidak Takut Divaksin

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hardi meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Pengurus PWI Kabupaten Pati Masa Bakti 2021-2024 Dilantik

PATI - Kilasfakta.com, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati Masa bakti 2021-2024 dilantik dan…

30/11/2021

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hari meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Belum Selesai, DPRD Pati Perpanjang Pembahasan Tiga Raperda

PATI – Kilasfakta.com, Gabungan komisi di DPRD Kabupaten Pati akhirnya sepakat menambah waktu untuk membahasa…

30/11/2021