Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali BadrudinKetua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin

PATI – Kilasfakta.com, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin mengecam keras dugaan tindakan asusila yang dilakukan oknum kiai di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu. Ia mendesak aparat penegak hukum memberikan hukuman berat kepada pelaku apabila terbukti bersalah.

Menurut Ali, kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati tersebut telah mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan agama. Ia menilai proses hukum harus berjalan secara transparan agar masyarakat dapat mengawasi penanganan perkara tersebut.

“Saya ketua DPRD KabupatenPati mengecam dan mengutuk keras atas tindakan asulila oknum kyai tersebut,” ungkap Ali, Kamis (7/5/2026).

Ia menyebut, meskipun aparat penegak hukum telah menetapkan tersangka, proses hukum tetap harus dilakukan secara terbuka dan profesional.

Ali juga meminta Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Sosial agar bergerak cepat memberikan perlindungan terhadap para korban. Pasalnya, jumlah korban dalam kasus tersebut disebut mencapai puluhan orang.

Menurutnya, penanganan korban harus menjadi prioritas karena dampak psikologis akibat kekerasan seksual bisa berlangsung dalam jangka panjang apabila tidak segera ditangani.

“Saya juga mendorong pihak pemkab pati untuk mengambil langkah cepat penanganan thd para korban secara komprehensif,” imbuhnya.

Selain pendampingan psikologis, Ali juga meminta adanya perlindungan keamanan bagi korban, saksi, dan keluarga mereka. Ia khawatir para korban mendapatkan tekanan maupun intimidasi dari pihak tertentu selama proses hukum berlangsung.

“Saya meminta agar ada jaminan keamanan bagi para korban, saksi dan keluarganya agar tidak mengalami tekanan, ancaman dan intervensi dari pihak manapun,” tandasnya.

DPRD Kabupaten Pati berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara tersebut secara serius dan memberikan rasa keadilan bagi korban. Kasus ini juga diharapkan menjadi perhatian bersama agar perlindungan terhadap santri di lingkungan pendidikan semakin diperkuat. (Adv)