Views: 13
0 0
Klaten Dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB),1 Warga Klaten Positif Covid-19
Categories: kesehatan

Klaten Dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB),1 Warga Klaten Positif Covid-19

Read Time:1 Minute, 58 Second

Klaten – Kilasfakta.com, Balai Besar Teknik Kesehatan Lungkungan dan Pengendalian Penyakit (BPTKLPP) Yogyakarta.Menetapkan seorang warga Klaten dinyatakan positif terjangkit virus Covid-19, berdasarkan data tersebut, akhirnya Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, menyatakan Kabupaten Klaten berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB),saat jumpa pers di Pendopo Setda Klaten, Rabu,01/04/20.Yang di hadiri oleh Forkompimda Klaten dan Awak media.

Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani,menjelaskan,dengan hasil tes laborat tersebut oleh BBTKLPP Yogyakarta yang keluar pada hari Senin, 31 Maret 2020.

Pasien ini sudah dirawat di RSUD Bagas Waras Klaten selama 11 hari. Kondisi pasien dalam keadaan stabil. Informasi yang kami peroleh pasien memiliki mobilitas tinggi, habis melakukan perjalanan dengan transportasi umum dari Jakarta-Jogja dan dilanjutkan ke Surabaya-Klaten, jelas Hj Sri Mulyani.

Lebih lanjut, Bupati Klaten,Hj Sri Mulyani menambahkan, bahwa pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia 48 tahun. Profesinya adalah karyawan swasta. Terkait perkembangan ini, warga Klaten diminta meningkatkan kewaspadaan dengan perilaku hidup bersih dan sehat.

khusus cuci tangan dengan sabun setiap habis beraktifitas. Selain itu masyarakat juga dihimbau berjemur di bawah sinar matahari sekitar jam 10 pagi selama 15 menit.

Bupati meminta,bagi pemudik yang sudah terlanjur sampai di Klaten agar melakukan isolasi mandiri. Semua Ketua RT dan RW agar dapat mengawasi warga yang mudik,tambah Bupati Klaten.Hj Sri Mulyani.

Sementara itu,Kepala Dinas Kesehatan Kab.Klaten,Cahyono Widodo, menjelaskan, bahwa pasien tersebut sudah dirawat disalah satu Rumah Sakit diKlaten,dari tanggal 6 sampai tanggal 16 Maret 2020, pasien ini mobilitasnya sangat tinggi melakukan perjalanan ke Jakarta, Jogja dan Surabaya.

Disinyalir bahwa pasien tertular saat berada di Surabaya pada kurun waktu tanggal 10-12 Maret 2020 bersama temannya yang sebelumnya terkonfirmasi positif.

Pada tanggal 20 dan 21 Maret 2020 pasien mengalami keluhan diare disusul batuk dan akhirnya melakukan pemeriksaan ke rumah sakit. Petugas medis di rumah sakit sudah menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Kemudian pada tanggal 31 Maret 2020 hasil pemeriksaan dari BPTKLPP Yogyakarta menyatakan bahwa pasien tersebut terkonfirmasi positif” jelas Cahyono.

Cahyono menambahkan,begitu diketahui hasil swalab tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten langsung melakukan pelacakan siapa saja yang kontak langsung dengan pasien. Dinkes pun sudah melakukan pemeriksaan kepada 29 orang yang ditengarai melakukan kontak langsung.

Cahyono mengingatkan masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Pemerintah Kabupaten Klaten telah menyiapkan segala hal termasuk ruang isolasi, rencana penanggulangan sebagai konsekuensi status KLB, pungkasnya.

(Kominfo klt/Pur)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

Jumat Berkah Bagi-Bagi Nasi Sewelas Coffee

PATI - Kilasfakta.com, Pati (03/12/2021) - Sewelas Coffee terus mendulang pahala dan keberkahan dengan menggelar…

03/12/2021

Angka Covid-19 Menurun, Bupati Minta HIPMI Dukung Pemulihan Ekonomi Lokal

PATI - Kilasfakta.com, Kasus Covid-19 di Pati menunjukkan tren penurunan sejak beberapa bulan terakhir. Data…

03/12/2021

Dukung Vaksinasi, Wakil Ketua II DPRD Pati Minta Warga Tidak Takut Divaksin

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hardi meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Pengurus PWI Kabupaten Pati Masa Bakti 2021-2024 Dilantik

PATI - Kilasfakta.com, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati Masa bakti 2021-2024 dilantik dan…

30/11/2021

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hari meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Belum Selesai, DPRD Pati Perpanjang Pembahasan Tiga Raperda

PATI – Kilasfakta.com, Gabungan komisi di DPRD Kabupaten Pati akhirnya sepakat menambah waktu untuk membahasa…

30/11/2021