Foto: Museum Trinil Ngawi

NGAWI – Kilasfakta.com – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi melaksanakan kegiatan Konservasi Koleksi Fosil di Museum Trinil Ngawi. Kegiatan berlangsung selama lima hari yang dimulai dari Senin 7 Juli 2025. Konservasi koleksi ini melibatkan 1 team yang terdiri dari enam orang konservasi,

Irma Fadhila Putri salah satu konservasi dari Museum Manusia Purba sangiran mengungkapkan bahwa konservasi koleksi fosil diruang pamer melakukan tiga tahapan yakni pengecekan kondisi koleksi dan dokumentasi sebelum konservasi, tindakan Konservasi serta dokumentasi sesudah konservasi.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi Cita Putri Maharani S, STP., MSi. mengungkapkan bahwa tujuan utama kami adalah menjaga kelestarian fosil dan mencegah kerusakan. ” konservasi ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya sebagai upaya untuk pemeliharaan dan perawatan semua koleksi yang ada di sini sehingga memperpanjang usia koleksinya agar dapat dinikmati oleh generasi berikutnya ” ungkap Cita Putri Maharani.

Para konservator terlihat telaten membersihkan dan memeriksa kondisi fisik tiap fosil. Setiap tulang dan artefak mendapat perlakuan khusus agar tetap utuh dan bisa dinikmati generasi mendatang.
Proses perawatan ini mencakup pembersihan, serta penguatan struktur.

Harapannya kegiatan konservasi ini dapat dilakukan secara rutin setiap tahunnya. Sebab hal ini merupakan kegiatan positif untuk menjaga perawatan koleksi fosil yang ada di Museum Trinil Ngawi. Kegiatan konservasi tersebut juga akan dimanfaatkan untuk melakukan transfer pengetahuan kepada pengelola Museum Trinil sehingga para pengelola mampu melakukan perawatan fosil tersebut. ( Sony )