JEPARA,  –  KILASFAKTA.COM,  | Bertempat di kawasan ikonik Gunung Tumpeng, Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) “Bersatu” Desa Jambu resmi dikukuhkan pada Kamis (19/03/2026).

Acara pembukaan yang berlangsung khidmat dan sederhana ini dihadiri langsung oleh Petinggi Desa Jambu, perangkat desa, Linmas, serta seluruh pengurus Pokdarwis.

Pemotongan Pita Oleh Kepaladesa Didampingi Seluruh Anggota Pokdarwis

Peluncuran ini membawa misi besar untuk mengintegrasikan potensi wisata pesisir dengan wisata religi/budaya.
Pokdarwis Bersatu diproyeksikan akan mengelola tiga titik strategis diantaranya, Kawasan Pantai TPI Mlonggo, Pantai Ujung Tinggi (sebelumnya dikenal sebagai Pantai Selayar), dan Pantai Ujung Piring.
Selain itu, fokus utama lainnya adalah pelestarian situs budaya Punden Petilasan Mbah Wali Sekarjati di Gunung Tumpeng.

Kelompok ini dipimpin oleh Ibnu Hasan sebagai Ketua, didampingi Bambang Nurcahyo selaku Pembina, Arip sebagai Sekretaris, dan Harjono yg biasa di sebut Cak Dalang sebagai Bendahara, dengan total kekuatan 37 anggota aktif.

Ketua Pokdarwis Bersatu, Ibnu Hasan, menegaskan komitmennya untuk memajukan potensi lokal tanpa menghilangkan nilai spiritualnya.

“Langkah awal kami adalah mengelola Punden Sekarjati agar lebih tertata tanpa mengurangi kesakralannya, kami ingin menjaga agar situs-situs keramat di desa kami tidak punah oleh waktu, sembari menghidupkan sektor ekonomi melalui wisata pesisir,” ujar Ibnu.

Petinggi Desa Jambu, Sudarsono, dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat kolektif, ia mengingatkan bahwa Pokdarwis adalah wadah bersama untuk memajukan desa, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Mari bersama-sama membangun wahana wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan ke Desa Jambu, Pokdarwis adalah tentang kesadaran bersama untuk mengelola anugerah alam dan sejarah yang kita miliki,” ungkap Sudarsono.

Acara ditutup secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Petinggi Desa Jambu dan doa bersama sebagai harapan agar langkah Pokdarwis Bersatu diberikan kemudahan dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat Desa Jambu.

Desa Jambu bukan sekadar titik di peta Jepara, melainkan perpaduan harmonis antara deburan ombak dan bisikan sejarah, langkah berani pembentukan Pokdarwis Bersatu ini adalah sinyal positif bagi kebangkitan ekonomi kreatif di pesisir utara.

Perubahan nama dari Pantai Selayar menjadi Ujung Tinggi membawa semangat baru. Keindahan pasir dan garis pantainya menawarkan ketenangan yang sulit ditemukan di pantai komersial lainnya.

Bagi pecinta wisata religi dan sejarah, Punden Mbah Wali Sekarjati di Gunung Tumpeng menawarkan aura spiritual yang kuat.

Keunikan punden ini, yang bukan merupakan makam melainkan petilasan, menambah daya tarik bagi mereka yang ingin menelusuri jejak penyebaran Islam dan kearifan lokal di tanah Jawa.

Dengan 37 anggota yang berdedikasi, kita akan melihat bagaimana kearifan lokal dikelola dengan manajemen modern.

Menarik untuk dinantikan bagaimana sinergi antara pengelolaan pantai yang fresh dan pelestarian punden yang sacred ini berjalan beriringan. Bagi Anda yang mencari pengalaman wisata yang menyentuh raga dan jiwa, Desa Jambu adalah jawabannya *** (khuz)