Ir. HM. Nur SukarnoIr. HM. Nur Sukarno

PATI – Kilasfakta.com, Gula merupakan salah satu kebutuhan pokok yang setiap hari dikonsumsi masyarakat. Biasanya, menjelang bulan ramadhan, harga gula cenderung naik. Hal itu disinyalir adanya permainan harga yang dilakukan para oknum yang tidak bertanggung jawab.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ir. HM. Nur Sukarno, meminta agar Pemerintah mampu mengendalikan harga gula. “Kami minta Pemerintah bisa menstabilkan harga gula. Jangan sampai ada permainan untuk memanipulasi dan mengendalikan harga gula yang mungkin dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sukarno yang duduk di Komisi B DPRD Pati ini juga meminta agar rendemen gula di pabrik gula jangan sampai ada permainan. “Biasanya kan ada perbedaan rendemen sesuai dengan kualitas tebunya. Karena, hal tersebut dapat merugikanpara petani,” sambung Sukarno.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga mengingatkan supaya pabrik tetap menjaga mutu dan kualitas produksi dengan pengolahan gula yang optimal. “Jangan sampai pabrik gula menurunkan kualitas yang sudah diterapkan demi untuk memperkaya diri sendiri yang harus mengorbankan orang lain. Pabrik pasti memiliki standarisasi produksi, dan itu yang harus dijaga,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sukarno berharap, antara petani tebu dan pihak pabrik dapat terjalin komunikasi yang baik, sehingga masing-masing pihak, baik petani maupun pabrik tidak ada yang merasa dirugikan. “Jika ada komunikasi yang baik, maka masing-masing pihak tidak ada yang merasa dirugikan,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan