PEKALONGAN – Kilasfakta.com, Kepedulian terhadap warga terdampak banjir kembali ditunjukkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pejuang 24. Memasuki hari ke-9 bakti sosial dalam bingkai ‘Aksi Kemanusiaan’, LSM Pejuang 24 DPP Pekalongan kembali turun langsung ke wilayah terdampak banjir di RW 6 dan RW 8 Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, Minggu, 25 Januari 2026.

Dalam aksi bakti sosial tersebut, LSM Pejuang 24 sedikitnya menyalurkan 500 kotak nasi kepada warga terdampak banjir. Bantuan diterima langsung oleh perwakilan wilayah, Saudara Sobirin selaku Ketua RW 8 dan Mohamad Habibi selaku Ketua RW 6, untuk kemudian dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

Kota/Kabupaten Pekalongan
Ketua DPP LSM Pejuang 24, Silva Hadi beserta seluruh anggota dalam rangka Bakti Sosial

Baksos ini menjadi sorotan, karena dilakukan secara konsisten tanpa berhenti selama sembilan hari berturut-turut, walau di tengah kondisi banjir yang belum sepenuhnya surut dan menghambat aktivitas warga yang masih lumpuh.

Ketua RW 8 Pasirkratonkramat, Sobirin mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian LSM Pejuang 24.

“Kami sangat berterima kasih kepada LSM Pejuang 24 yang sudah ke sekian kalinya hadir dan membantu warga kami. Bantuan ini sungguh sangat berarti bagi warga masyarakat kami terdampak dan terimakasih LSM pejuang 24″, ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Mohamad Habibi, selaku Ketua RW 6. Ia menilai kehadiran LSM Pejuang 24 bukan sekadar simbolik, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga yang terdampak banjir.

“Yang kami rasakan, mereka tidak hanya datang sekali lalu pergi. Mereka konsisten, turun langsung, dan memahami kondisi warga. Ini bentuk solidaritas yang nyata”, ungkap Habibi.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Pembina LSM Pejuang 24, Purnawirawan Komisaris Polisi H. Agus Ruliyanto, S.H., M.H. Ia menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan panggilan moral dan bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Bencana tidak bisa dihadapi sendiri. Kehadiran LSM Pejuang 24 adalah wujud kepedulian dan komitmen untuk selalu berdiri bersama rakyat, khususnya saat mereka berada dalam kondisi yang sangat sulit,” tegasnya.

Aksi sosial ini menegaskan komitmen LSM Pejuang 24 untuk terus berada di tengah masyarakat saat bencana melanda. Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, kehadiran mereka juga menjadi penguat moril bagi warga yang masih berjuang menghadapi kesulitan akibat banjir.

Di tengah berbagai keterbatasan, LSM Pejuang 24 kembali membuktikan bahwa gotong-royong atau aksi kemanusiaan tidak berhenti pada seremonial saja, melainkan hadir dalam keberlanjutan dan konsisten serta keberpihakan yang nyata kepada warga masyarakat terdampak. (Tim/Kf)