Views: 59
0 0
BLT di Desa Purwokerto, Kecamatan Tayu Dipotong Rp 300 Ribu, Ini Kata Sekdes
Categories: pemerintah

BLT di Desa Purwokerto, Kecamatan Tayu Dipotong Rp 300 Ribu, Ini Kata Sekdes

Read Time:1 Minute, 30 Second

PATI-Kilasfakta.com, Informasi terkait adanya pemotongan atas Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Purwokerto, Kecamatan Tayu mulai terkuak. Sejumlah warga mengaku dana BLT yang diterima 600 ribu rupiah ada pemotongan sebesar 300 ribu rupiah.

“Niki pancene jane kan nem atus, lha niku dipendet tigang atus, diparingaken ingkang mboten angsal, supados saget roto (Sebenarnya memang harusnya 600 ribu rupiah, tapi dipotong 300 ribu rupiah untuk dibagikan kepada warga lain yang belum menerima bantuan, untuk pemerataan),” ujar Kasmuri, warga RT 01 RW 01 saat ditemui Kilasfakta.com di rumahnya, Minggu 19 Juli 2020.

Menurutnya, pemotongan itu dilakukan selama tiga kali, yaitu tahap I dipotong 300 ribu rupiah, tahap II juga 300 ribu rupiah, dan tahap III sebesar 100 ribu rupiah. Kasmuri menambahkan, pemotongan BLT itu juga dilakukan di RT lain.

Hal senada juga dibeberkan oleh Mar’ati. Wanita lanjut usia warga RT 01 RW 01 itu menambahkan, meskipun dipotong seperti itu, dirinya tetap ikhlas, tidak merasa keberatan.

Warga lain, Tarom, yang menerima bantuan 600 ribu rupiah dari kantor pos, juga dipotong 300 ribu rupiah. Dana tersebut diantar ke rumah ketua RTnya.
“Itu akan dibagikan kepada warga yang tidak menerima bantuan agar bisa rata,” ujarnya.

Ketika Ketua RT 01 RW 01 Desa Purwokerto, Ahsan Badri akan dimintai keterangan terkait pemotongan tersebut, yang bersangkutan tidak berada di rumah.

Sementara itu, Ali Muhtar, Sekretaris Desa Purwokerto, saat dikonfirmasi di kantor Desa Purwokerto, terkait dengan adanya pemotongan tersebut, dirinya mengaku tidak mengetahuinya.


“Dari desa mengeluarkan anggaran untuk 154 penerima, ya sudah kita keluarkan. Kami tidak tahu dengan yang terjadi di lapangan,” tegasnya kepada Kilasfakta.com, Selasa (21/7/2020).

Sekdes menambahkan, dirinya memang mendengar seleningan ada RT yang warganya dalam kondisi sepadan dan tidak menerima bantuan.

“Itu informasi dari mulut ke mulut. Tetapi tentang urusan mbagi dan lain sebagainya, itu di luar kepentingan kami,” pungkasnya.

Pewarta : Purwoko

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

Jumat Berkah Bagi-Bagi Nasi Sewelas Coffee

PATI - Kilasfakta.com, Pati (03/12/2021) - Sewelas Coffee terus mendulang pahala dan keberkahan dengan menggelar…

03/12/2021

Angka Covid-19 Menurun, Bupati Minta HIPMI Dukung Pemulihan Ekonomi Lokal

PATI - Kilasfakta.com, Kasus Covid-19 di Pati menunjukkan tren penurunan sejak beberapa bulan terakhir. Data…

03/12/2021

Dukung Vaksinasi, Wakil Ketua II DPRD Pati Minta Warga Tidak Takut Divaksin

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hardi meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Pengurus PWI Kabupaten Pati Masa Bakti 2021-2024 Dilantik

PATI - Kilasfakta.com, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati Masa bakti 2021-2024 dilantik dan…

30/11/2021

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hari meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Belum Selesai, DPRD Pati Perpanjang Pembahasan Tiga Raperda

PATI – Kilasfakta.com, Gabungan komisi di DPRD Kabupaten Pati akhirnya sepakat menambah waktu untuk membahasa…

30/11/2021