Kabupaten PekalonganCamat Wiradesa foto bersama Muspika Kepala Desa dan Lurah Kecamatan Wiradesa dalam Deklarasi Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas Wilayah

PEKALONGAN – Kilasfakta.com, Menanggapi maraknya aksi demonstrasi yang berujung kericuhan dan penjarahan di berbagai daerah, Muspika Kecamatan Wiradesa bersama para Kepala Desa dan Kapala Kelurahan mendeklarasikan komitmen untuk menjaga kondusivitas dan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah masing-masing, yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Wiradesa, pada Selasa (2/9/2025).

Dalam deklarasi seluruh Desa dan Kelurahan se Kecamatan Wiradesa dengan tema ‘Wiradesa siap menjaga kondusifitas Kamtibmas wilayah’ yang bertujuan mengantisipasi meluasnya dampak kerusuhan, khususnya setelah insiden pembakaran Kantor Walikota dan gedung DPRD Kota Pekalongan yang melibatkan generasi muda.

Seusai deklarasi, Sugino selaku Kepala kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan mengatakan bahwa, ”Kami dari pihak Kecamatan Wiradesa beserta teman-teman Kepala Desa dan Lurah melakukan deklarasi Wiradesa siap menjaga kondusifitas dan keamanan ketertiban masyarakat wilayah dan mengantisipasi serta melakukan pendekatan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi untuk menjaga wilayah juga bersama-sama berkomitmen menjadikan Kabupaten Pekalongan tentram dan damai”, katanya.

oppo_32

Upaya yang dilakukan tidak hanya sebatas deklarasi, tetapi Menjaga kondusifitas dan Kamtibmas berupa himbauan dan pendekatan langsung kepada masyarakat, terutama anak-anak ramaja.

Sugino juga menambahkan, mereka diminta untuk tidak mudah terprovokasi di tengah situasi yang masih memanas. Selain itu, pihak Kecamatan juga menekankan bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan minuman keras yang dapat memicu tindakan merugikan dan mengganggu ketertiban dan keamanan.

”Kami mengimbau kepada masyarakat melalui Desa dan Kelurahan dengan pendekatan, terutama anak-anak remaja agar tidak mudah terprovokasi dalam keadaan yang masih rawan ini, apalagi terpengaruh minuman keras dan obat-obatan terlarang”, imbuh Sugino.

Adanya informasi Dua Remaja Kelurahan Gumawang yang Sempat Terjaring Razia, Camat Wiradesa membenarkan namun itu hanya kesliring (Salah Sasaran), tetapi malamnya 2 remaja tersebut langsung dipulangkan oleh aparat penegak hukum, karena tidak terbukti Bersalah.

“2 Remaja itu bekerja sebagai kurir paket, dan kebetulan dia mau pulang ke rumah melintasi jalan yang masih ada razia dari polres.” ujarnya

Dengan langkah proaktif ini, Kerjasama antara masyarakat Desa/Kelurahan dengan pihak aparat penegak hukum, Camat Wiradesa berharap situasi di wilayah mereka tetap aman dan kondusif, khususnya para remaja, dapat terhindar dari pengaruh negatif yang bisa merugikan diri sendiri dan lingkungan.

oppo_0

Subur, selaku Kepala Kelurahan Gumawang membenarkan kejadian tersebut, bahwa 2 remaja wargan Gumawang terjaring razia.

“Memang benar ada dua warga kami yang terkena razia pada hari Minggu”, tururnya .

Beliau menjelaskan, kedua remaja itu baru saja selesai mengantarkan paket dan mau pulang melintasi jalan raya Kajen yang saat itu razia berlangsung.

”Setelah ditanya oleh pihak aparat polres Pekalongan, Dia hanya lewat dan mau pulang. Alhamdulillah, malamnya sudah langsung dipulangkan, karena tidak bersalah atau kedapatan membawa senjata tajam dan tidak terpengaruh obat-obatan terlarang”, ungkap Subur.

Kepala Kelurahan Gumawang memberi himbauan dan pendekatan kepada masyarakat, agar jangan mudah terpengaruh atau terprovokasi dalam situasi yang rawan ini, serta meminta kepada semua orang tua agar mengawasi dan menjaga anak-anaknya agar tidak terjerumus dengan hal-hal yang negatif. (Kf/Tim)