PATI – Kilasfakta.com, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ali Badrudin, SE meminta agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan adanya issu atau informasi yang berkembang terkait dengan Pemilu. Hal itu disampaikan Ali pada saat diminat komentarnya terkait dengan jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) yang sudah semakin dekat.
“Pesan saya, masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan banyaknya informasi yang beredar lewat media sosial (Medsos),” ujarnya kepada Kilasfakta.com, pagi tadi.
Sebagaimana diketahui, Pemilihan Umum (Pemilu) tahun ini bakal digelar pada tanggal 14 Pebruari bulan depan. Pesta demokrasi lima tahunan yang menjadi hajat nasional ini bakal memilih anggota DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten / Kota serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
Menurut Ali, semakin dekat hari pencoblosan, maka suhu politik akan semakin meningkat atau memanas. Hal itu dipicu oleh adanya perbedaan pilihan diantara masyarakat terhadap calon yang akan didukungnya.
“Oleh karena itu, saya berharap, masyarakat tetap dalam situasi yang kondusif dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar lewat Medsos. Masyarakat harus saling satu dengan yang lainnya, supaya tidak ada perselisihan masalah beda pilihan dan beda dukungan dalam politik,” tegasnya.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini berpesan, agar semua pihak dapat menjaga suasana pemilu mendatang bisa berjalan aman dan kondusif, dengan saling menghargai walaupun beda pendapat atau pilihan.
Lebih lanjut, Anggota Legislator dari Pati selatan ini meminta kepada masyarakat Kabupaten Pati untuk menggunakan hak politiknya dengan memilih calon yang sesuai dengan yang dikehenndaki. “Gunakan hak politik saat pencoblosan, dan jangan golput,” pungkas Ali. (Adv)

