PATI — Kilasfakta.com, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan asistensi, monitoring, dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Kembangjoyo Setda Pati sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.
Kegiatan ini bertujuan memastikan roda pemerintahan berjalan efektif serta pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Dalam kesempatan tersebut, tim dari Pemprov Jawa Tengah melakukan pembinaan sekaligus dialog bersama jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pati.
Melalui forum ini, pemerintah daerah juga menyampaikan perkembangan berbagai program pembangunan yang tengah berjalan, sekaligus memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, menegaskan bahwa dinamika jabatan dalam pemerintahan tidak boleh menghambat jalannya pelayanan publik kepada masyarakat.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah provinsi dan daerah sangat penting untuk memastikan kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, kegiatan asistensi juga dimanfaatkan untuk meninjau sejumlah agenda strategis daerah. Beberapa di antaranya terkait penanganan dampak bencana banjir dan longsor sejak awal tahun, kesiapan layanan publik menjelang Idul Fitri, hingga evaluasi tata kelola pemerintahan desa.
Pembahasan juga mencakup kondisi kepegawaian, pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah, serta upaya peningkatan kualitas birokrasi agar semakin efektif, akuntabel, dan transparan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyambut baik kegiatan asistensi tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan evaluasi bagi pemerintah daerah.
“Bagi kami, kegiatan asistensi, monitoring, dan evaluasi ini bukan sekadar pengawasan. Ini menjadi sarana pembinaan, refleksi, serta perbaikan berkelanjutan dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (KF)

