PATI — Kilasfakta.com, Suasana berbeda terlihat di Permata Karaoke Pati pada Senin malam (29/4), saat tempat hiburan malam itu disulap menjadi lokasi pengajian bertajuk Tombo Ati. Acara ini menghadirkan pendakwah kondang, Gus Miftah, yang dikenal luas dengan gaya dakwahnya yang inklusif dan menyentuh kalangan marjinal.
Dalam ceramahnya, Gus Miftah menekankan pentingnya kesadaran diri dan kerendahan hati, terutama bagi mereka yang hidup dalam dunia yang lekat dengan maksiat. “Jangan jadi ahli maksiat yang sombong. Orang berdosa itu masih ada harapan, asal dia sadar dan mau berubah. Tapi kalau sudah berdosa, sombong pula, itu yang bahaya,” tegasnya disambut antusias jamaah yang hadir.
Pengajian ini menjadi sorotan karena tempat pelaksanaannya yang tak lazim, yakni di sebuah karaoke. Namun menurut panitia, hal ini justru menjadi bentuk dakwah yang merangkul semua kalangan. “Kita ingin menunjukkan bahwa tempat bukan halangan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Justru kita ingin dakwah hadir di tempat-tempat yang jarang tersentuh,” ujar salah satu penyelenggara.
Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri ratusan warga Pati dan sekitarnya. Di akhir ceramah, Gus Miftah mengajak semua yang hadir untuk tetap semangat memperbaiki diri. “Surga itu bukan milik orang yang tidak pernah berdosa, tapi milik mereka yang terus bertobat dan tidak menyerah.”

