PEKALONGAN – Kilasfakta.com, Suasana penuh semangat kemerdekaan terasa kental di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lapas Pekalongan menggelar Upacara Pembukaan Pekan Olahraga bagi warga binaan pada Rabu (20/8/2025). Acara ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus ajang menumbuhkan sportivitas dan persaudaraan di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Kalapas Pekalongan, Ika P. Nusantara, melalui Kasi Binadik, Sri Hardono Setiawan, dalam sambutannya menekankan bahwa, kegiatan olahraga bukan hanya sekadar pertandingan, melainkan juga wadah untuk melatih sikap mental yang sehat, menjunjung tinggi kejujuran, serta membangun rasa kebersamaan.
“Menang atau kalah itu hal biasa, yang luar biasa adalah ketika kita mampu bermain dengan menjunjung tinggi nilai fair play,” tegasnya, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir.
Menurutnya, upacara pembukaan berlangsung khidmat sekaligus meriah. Pelepasan balon ke udara menjadi simbol dimulainya rangkaian Pekan Olahraga. Sesaat setelah itu, lapangan Lapas berubah menjadi pusat keceriaan dengan sorakan dan tawa riang dari warga binaan yang siap mengikuti berbagai lomba.
Hardono menyebut, ragam pertandingan yang digelar pun cukup variatif, mulai dari olahraga populer hingga permainan tradisional, diantaranya sepakbola, tarik tambang, karambol, catur, hingga cerdas cermat. Setiap lomba dipenuhi dengan semangat tinggi, memperlihatkan antusiasme luar biasa dari para warga binaan yang tak ingin melewatkan kesempatan untuk berpartisipasi.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang diupayakan Lapas. Melalui olahraga dan perlombaan, diharapkan tercipta suasana positif, semangat solidaritas, serta kesempatan untuk menyalurkan energi warga binaan dalam kegiatan yang bermanfaat, ” terangnya.
“Olahraga mampu menyatukan semua orang. Dengan menjunjung sportivitas, mampu mengajarkan arti kebersamaan, kerja sama, dan persaudaraan. Hal itulah yang menjadi semangat kemerdekaan yang sejati,”tegasnya.
Sorak sorai penonton semakin menambah semarak pertandingan. Meski berada dalam lingkungan pemasyarakatan, nuansa kemerdekaan tetap membara dan dirasakan oleh seluruh warga binaan. Banyak dari mereka yang mengaku bahagia bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan positif yang membawa suasana kegembiraan di tengah keseharian.
“Pekan Olahraga di Lapas Pekalongan ini menjadi upaya bahwa kemerdekaan bukan hanya soal perayaan, tetapi juga tentang bagaimana menanamkan nilai-nilai persatuan, kedisiplinan, dan sportivitas di setiap langkah kehidupan,”tukasnya. (Dian/Kf)

