Views: 28
0 0
Pilkada 2020 Wujud Kekuatan Demokrasi di Masa Pandemik
Categories: politik

Pilkada 2020 Wujud Kekuatan Demokrasi di Masa Pandemik

Read Time:2 Minute, 46 Second

I

KAJEN-Kilasfakta.com, Bertempat di aula lantai I Setda, Pemkab Pekalongan dan KPU Kabupaten Pekalongan melaksanakan perjanjian kerjasama penandatanganan nota kesepakatan rencana kerja sinergi, Senin (20/7/2020).

Turut jadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbiihi, SH.,M.Si, Wakil Bupati Ir. Arini Harimurti, Sekda Dra. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten, para Kepala OPD dan Ketua KPUD Abi Rizal, serta Ketua Bawaslu Ahmad Zul Fahmi.

Dalam sambutannya, bupati Pekalongan menyampaikan bahwa semua harus berkomitmen agar secara substantif tujuan dari diselengarakannya pilkada ini bisa terlaksana dengan baik,aman, damai. Hal ini, kata Bupati, merupakan wujud dari dukungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Pekalongan tahun 2020 yang diselenggarakan dalam situasi pandemic covid-19.

“Penandatanganan nota kesepakatan dan rencana kerja sinergi ini sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman antara KPU RI dengan Kementrian Kesehatan tentang dukungan pemeriksaan kesehatan bagi anggota dan sekretariat panitia pemilihan kecamatan, Anggota dan sekretariat PPK, KPPS, petugas pemutahiran data pemilih atau panitia pendaftaran pemilih dan petugas ketertiban dalam penyelengaraan pemilihan umum dan pemilihan gubernur, bupati dan walikota,” ungkap bupati.

Menurut bupati, Pemilu serentak yang akan diselengarakan pada hari Rabu, 9 Desember 2020 dalam masa pandemic covid19, ini merupakan pilar demokrasi oleh karena itu pelaksanaan pemilihan kepala daerah dapat digelar, agar berkualitas dan menunjukkan representasi kekuatan demokrasi di kabupaten Pekalongan dalam masa pandemi covid-19.

Pemerintah, lanjut bupati, tentu akan sangat mendukung penyelenggara KPU dan seluruh penyelenggara meliputi banyak hal. Disamping juga dipersilahkan untuk menggunakan sarana-sarana pemerintah, gedung milik penmerintah dan layanan kesehatan. “Karena ini bentuk komitmen dari kita, agar Pilkada 2020 ini bisa berjalan dengan baik,’ ujar Bupati Asip.

Lebih lanjut, taitannya covid-19, Bupati Pekalongan mengingatkan situasi sekarang secara umum Kabupaten Pekalongan dari bulan Maret sampai Juli minggu I masih merawat 11 pasien. Dengan 5 sembuh, 1 meninggal, dan 5 dirawat. Kemudian menjelang minggu III perkembangannya luar biasa, tapi trend ini terjadi di seluruh Indonesia.

“Kita mencatat sampai hari ini ada 29 kasus positif. Tapi kita masih menyisakan 16 swab. Artinya disaat tahapan Pilkada ini berjalan, justru tingkat penyebaran Covid19 ini makin massif. Hari ini kami sudah memerintahkan Asisten I untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah pusat,”ungkapnya.

Selanjutnya minggu ini akan diadakan langkah pengereman dan standar protokol zona kuning dijalankan sesuai norma yang mengatur seluruh ritme kehidupan berdasarkan zona kuning, termasuk di KPU dan Bawaslu. Untuk desa, Pemkab akan kerjasama dengan kampung siaga yang diinisiasi oleh Polres dan Dandim.

Kemudian dana desa yang 1 % bupati menugaskan kepala Dinas PMD agar diefektifkan kembali untuk menggerakkan control masyarakat terhadap lalu lintas orang di desa. Selain itu minggu ini kegiatan-kegiatan yang bersifat publik dibatasi.

“Yang terakhir, kami sedang menyusun regulasi berkaitan dengan sanksi. Sudah ada kompilasi dari beberapa daerah. Banyak daerah yang sudah menerapkan sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan. Namun kami lebih kepada penekanan yang bersifat edukatif dulu tapi regulasi tentang punishment tetap disusun,” ungkap Bupati Pekalongan.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal mengungkapkan isi dari kesepakatan adalah fasilitasi Pemda dalam rangka pelaksanaan pilkada 2020. Saat ini masih ada pandemi covid19 sehingga nota kesepakatan ini lebih kepada fasilitasi perlindungan kesehatan bagi penyelenggara Pilkada 2020 dari mulai tahapan sosialisasi, pembentukan badan Ad hock, pemutahiran data pemilih, kampanye, sampai pemungutan dan penghitungan suara hingga rekap. Bahkan di rencana kerja strategis sudah dilakukan kegiatan sampai pelantikan. (F.Rohim)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

KOKAM dan SAR Muhammadiyah Ngawi Gelar LATGAB, “Penanganan Pohon Tumbang dan Snake Rescue

    NGAWI - Kilasfakta.com. Komando kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah yang selanjutnya disingkatKOKAM Pemuda Muhammadiyah…

29/11/2021

Musim Penghujan, Dewan Pati Minta Warga Gotong Royong Antisipasi Banjir

PATI – Kilasfakta.com, Intensitas curah hujan saat sekarang sudah mulai tinggi, dan mengakibatkan banjir di…

29/11/2021

Vaksinasi Desa Karang Jompo Diselenggarakan Rutin Seminggu Sekali

PEKALONGAN - Kilasfakta.com, Dalam rangka mendukung percepatan Vaksinasi dan untuk menekan berkembangnya Virus Covid-19 Pemerintah…

28/11/2021

Acara “Rembug Desa” Desa Cepiring Kabupaten Kendal Memanas

CEPIRING - Kilasfakta.com - Dengan Tema "Klarifikasi Bumdes" Berlangsung Seru Dalam Suasana Memanas, Jumat 26/11/2021…

27/11/2021

Aksi Damai Ormas Pemuda Pancasila Jateng, Tuntut Junimart Girsang Meminta Maaf Lewat Media Nasional

SEMARANG - Kilasfakta.com - Organisasi massa (Ormas) Pemuda Pancasila melakukan Aksi Damai di Kantor DPRD…

27/11/2021

Dewan Pati Minta Warga Pahami Rencana Pemberlakuan PPKM Level 3

PATI – Kilasfakta.com, Informasi terkait rencana pemerintah yang bakal memberlakukan PPKM Leve3 secara serentak mulai…

26/11/2021