
NGAWI – Kilasfakta.com, Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu merupakan salah satu pelayanan kesehatan bersumber daya masyarakat atau Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola bersama dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan Stunting pada anak.
Sedangkan Posyandu Lansia merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program Puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam penyelenggaraanya.
Oleh karena itu Pemerintah Desa Grudo rutin melaksanakan kegiatan posyandu Sri Tanjung yang dilaksanakan di Dusun Ngronggi setiap bulannya pada tanggal 20. Posyandu ini dilaksanakan agar balita dan lansia mendapat pelayanan dasar kesehatan tanpa harus datang ke Puskesmas.
Posyandu Sri Tanjung ini dilaksanakan oleh kader-kader Balita dan Lansia dengan berbagai kegiatan meliputi pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, pemberian vitamin tambahan, pemberian gizi ( pemberian makanan tambahan ) hingga cek kesehatan bagi lansia.
Triono, S.T selaku Kepala Desa Grudo mengungkapkan bahwa Posyandu Sri Tanjung Dusun Ngronggi di ikuti oleh 65 balita dan 30 lansia.” Dengan adanya kegiatan posyandu ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan balita dan anak yang ada di desa Grudo, sehingga akan melahirkan generasi penerus yang cerdas kuat dan sehat ” ungkap Triono
Dalam pungkasnya beliau juga mengungkapkan bahwa kelangsungan kegiatan Posyandu ini selain menjadi tanggung jawab Kepala Desa, juga mendapat peran penting dari bidan desa, kader-kader posyandu dan pembinaan dari Puskesmas. Program pengembangan kesehatan balita ini tidak bisa berjalan dengan baik tanpa ada bantuan dari pemerintah, bidan desa, kader posyandu, dan warga masyarakat. ( Sony )

