Foto: Proyek pembangunan gedung sekolah SMA swasta di Kecamatan Mondokan yang atapnya ambrol menimpa pekerja.

SRAGEN – Kilasfakta.com – Kerangka bangunan sekolah swasta tersebut tiba-tiba ambruk saat sejumlah pekerja tengah beraktivitas, Sabtu (25/6/2026).

Akibatnya, tujuh pekerja menjadi korban dan harus dilarikan ke rumah sakit karena tertimpa material baja ringan.

​Insiden yang terjadi di Desa Kedawung tersebut berlangsung begitu cepat.

Dugaan awal, konstruksi baja ringan yang digunakan tidak mampu menopang beban bangunan karena spesifikasi teknisnya ditengarai tidak sesuai standar yang ditentukan.

Kepala Desa Kedawung Riki Antono membenarkan kejadian yang menimpa bangunan calon sekolah menengah atas tersebut.

Menurutnya, lokasi gedung memang berada tak jauh dari kantor Kecamatan Mondokan, sehingga kejadian tersebut langsung memicu kegemparan warga sekitar.

​”Iya, benar ada kejadian tersebut (bangunan roboh). Saat ini fokus utamanya adalah penanganan para korban, para pekerja bangunan” ujar Riki saat dikonfirmasi.

​Data yang dihimpun menunjukkan dampak yang cukup fatal bagi para pekerja di lapangan.

Dari tujuh korban, dua orang mengalami luka ringan. Namun, lima lainnya harus mendapatkan perawatan intensif karena menderita luka berat di beberapa bagian tubuh. (Bambang / Hs)