PEKALONGAN — Kilasfakta.com, Hasil musyawarah daerah (Musda) Dewan Kesenian dan budaya Kota Pekalongan (DKBKP) bersama para pelaku seni dan budaya resmi membentuk kepengurusan DKBKP dan komite di bidang kesenian masing-masing, dalam sebuah acara yang digelar pada hari Rabu tanggal 6 Mei 2026, yang berlangsung di Aula gedung PKK Jl. Bahagia No. 25 Pekalongan, Jawa Tengah.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran seni dan budaya sebagai identitas serta penggerak pembangunan daerah.

Acara pembentukan tersebut dihadiri oleh panitia Musda DKBKP, tokoh masyarakat, seniman, budayawan, serta komunitas kreatif yang ada di Kota Pekalongan. Dalam sambutannya, Hadi Sulistyono, selaku Wakil Ketua DKBKP menyampaikan bahwa, keberadaan dewan ini diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antar pelaku seni dan budaya.

Kota Pekalongan
Foto: Ketua Ahmad Saeri dan Wakil Ketua Dewan Kesenian dan Budaya Kota Pekalongan Hadi Sulistyono beserta Sekretaris, Bendahara dalam Rapat Koordinasi Pembentukan Pengurus DKBKP di Gedung PKK Jl. Bahagia No 25 Pekalongan, Jawa Tengah

“Dewan Kesenian dan Kebudayaan ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam pelestarian budaya lokal sekaligus mendorong inovasi karya seni yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional”, ujarnya.

Dalam forum tersebut, dilakukan musyawarah untuk menentukan struktur kepengurusan yang terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta beberapa bidang seperti seni pertunjukan, seni rupa, sastra, dan kebudayaan tradisional.

Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, terpilih Ahmad Saeri sebagai Ketua Dewan Kesenian dan Budaya Kota Pekalongan periode tahun 2026-2029. Dalam pidato perdananya, ia menyampaikan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen seni dan budaya di Kota Pekalongan.

“Kami akan berupaya menjadikan dewan ini sebagai rumah bersama bagi para seniman dan budayawan, serta aktif menginisiasi program-program yang mendukung pelestarian dan pengembangan seluruh seni serta budaya lokal”, ungkapnya.

Dalam rapat koordinasi DKBKP tersebut sebagai pelindung:

HA. Afzan Arslan Djunaid, Walikota Pekalongan.

Pembina:

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga.

Dewan Pengawas: Imawan, Sutanto Hadi, Aris Purnomo

Penasehat: Riyanto DC, H. Risqon Arodli.

Penasehat hukum: Basri Budi Utomo S.H., Adit Setiyono.

Badan Pengurus Harian: Ketua : A. Saeri.

Wakil Ketua : Hadi Sulistyono

Sekretaris 1. Agustina Dyah Satiti

Sekretaris 2. Herikin

Bendahara 1. Masoed

Bendahara 2. Zaenal Arifin Bravo

Badan Pengurus Komite :

Kordinator Komite: Rida Sounda

Komite Teater : Mutiara, A. Ridho

Komite Film : Djoyo, Sri Wulan

Komite Fotografer : Ismet, Widodo

Komite Seni Rupa : Pramono, Khoirudin

Komite Seni Sastra: Eko Wati, Edi Setiyono

Komite Seni Musik: Rois, Yulianto

Komite Seni Tari: Rosi, Cahya

Komite Seni Tradisi: Trisno, Ali Mustakim

Komite Budaya: Ribut Afandi, Dipoyono

Bidang Humas: M. Alaudin Syah, Slamet Haksono

Kerjasama dan Usaha: Citro Utomo, Mulyadi.

Bidang Pemberdayaan Masyarakat: Elsa, Rina Afini, Winda, Priyanto.

Oplus_131072

Selain pembentukan pengurus, acara ini juga diisi dengan diskusi budaya dan penampilan seni dari berbagai komunitas lokal yang semakin menambah semarak suasana.

Dengan terbentuknya Dewan Kesenian dan Budaya Kota Pekalongan, diharapkan ekosistem seni dan budaya di kota ini semakin berkembang, serta mampu memperkuat jati diri daerah di tengah arus globalisasi. (Kf)