Views: 50
0 0
Ratusan Buruh PT Pantjatunggal Knitting Mill Semarang Ancam Geruduk Kantor Pusat Simongan Semarang
Categories: ekonomi

Ratusan Buruh PT Pantjatunggal Knitting Mill Semarang Ancam Geruduk Kantor Pusat Simongan Semarang

Read Time:2 Minute, 23 Second

Semarang – Kilasfakta.com, Sudah hampir dua bulan penyebaran covid19 Menunjukan penurunan bahkan semakin merangkak naik penyebaranya. Hal ini mengakibatkan Puluhan perusahaan yang berada di kota semarang mempehakakan atau Merumahkan. Hal ini sempat menghebohkan Ratusan Buruh/Karyawan di PT Pantja Tunggal knitting Mill yang berada di jln Mputantular no 67 B. Kurang lebih sebanyak 900 Buruh PT. Pantjatunggal Knitting Mill, Semarang akan geruduk kantor pusatnya yang berada di daerah Simongan dekat dengan Sam Po Kong Semarang. Untuk melakukan perundingan dengan pihak manajemen perusahaan, sebagai pemilik kebijakan atas dugaan kesewenang-wenangan HRD PT. Pantjatunggal Knitting Mill 2 yang ada di Jl. Mpu Tantular Semarang tersebut.

Dugaan kesewenang-wenangan yang dimaksudkan adalah dengan mengeluarkan pengumuman, kebijakan sepihak yang meliburkan buruh/pekerjanya pada Senin, 4 Mei 2020 tanpa ada kesepakatan dari pihak buruhnya yang diwakili oleh Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Nasional PT. Pantjatunggal Knitting Mill (PUK SPN PTKM2).

“Pihak HRD perusahaan mengeluarkan pengumuman sepihak yang ditanda tangani oleh Pak Supriyadi Trisno Saputro, sebagai HRD. Meliburkan pekerja mulai Senin, 4 Mei 2020 dengan alasan wabah Covid19. Padahal ijin dari dinas kesehatan agar perusahaan tetap produksi sudah ada,” jelas Agus Subeki, Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Nasional PT. Pantjatunggal Knitting Mill (PUK SPN PTKM2) di luar perusahaan. (04/05)

Sebelumnya, lanjut Agus, pihaknya mengajukan perundingan Bipartit dengan perusahaan terkait besaran THR sebesar 40 persen yang akan diterima pekerja, pada Rabu, 22 April 2020. Namun perundingan bipartite belum ada kesepakatan, malah HRD perusahaan, mengatasnamakan manajemen PT. Pantjatunggal Knitting Mill mengeluarkan pengumuman, menutup operasional perusahaan terhitung mulai Senin, 4 Mei 2020.

“Oleh karena itu, Akan kita rencanakan mengajak semua anggota yang ada di perusahaan 2 Jl. Mpu Tantular ini ke kantor pusat yang di Simongan mas. Untuk melakukan perundingan langsung dengan pihak Manajemen PT. Pantjatunggal Knitting Mill. Agar tuntutan kita, THR 100 persen terpenuhi. Karena pihak HRD saat perundingan Tripartite tadi tidak bisa memutuskan,” tandas Agus Subeki.

Dijelaskan pula oleh Agus Subeki, bahwa kejadian Senin pagi sebenarnya bukan unjuk rasa atau demo. Namun karena pihak HRD perusahaan tidak memperbolehkan pekerjanya masuk. Makanya menumpuk di luar pabrik.
“Jadi sebenarnya pihak HRD perusahaan sendiri yang menyebabkan kejadian ini. Karena kami dari SPN selalu mengedepankan perundingan atau musyawarah untuk win win solution agar semua bisa berjalan sesuai harapan. Apalagi dengan kondisi yang seperti ini. Mari kita saling mendukung agar semua berjalan sesuai harapan,” tegas Agus Subeki bijak dalam menyikapi kondisi.

Disampaikan pula oleh salah satu pekerja, bahwa selama ini ada dugaan pihak HRD perusahaan beberapa kali mengancam untuk membawa setiap permasalahan bipartite ke pengadilan hubungan industrial (PHI), padahal permasalahan bisa diselesaikan secara baik-baik tidak perlu sampai Tripartite bahkan ke tingkat PHI.
“Ya dugaan kita. Karena Pak Supriyadi ini orang baru, makanya mencari nama ke pimpinan. Ada beberapa kesejahteraan pekerja dihilangkan sepihak, sejak Pak Supriyadi, Salah satunya adalah program piknik atau wisata pekerja dihilangkan sejak pak Supri sebagai HRD,” jelas pekerja tersebut, yang tidak disebutkan namanya.

( Beldek’s )

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

Jumat Berkah Bagi-Bagi Nasi Sewelas Coffee

PATI - Kilasfakta.com, Pati (03/12/2021) - Sewelas Coffee terus mendulang pahala dan keberkahan dengan menggelar…

03/12/2021

Angka Covid-19 Menurun, Bupati Minta HIPMI Dukung Pemulihan Ekonomi Lokal

PATI - Kilasfakta.com, Kasus Covid-19 di Pati menunjukkan tren penurunan sejak beberapa bulan terakhir. Data…

03/12/2021

Dukung Vaksinasi, Wakil Ketua II DPRD Pati Minta Warga Tidak Takut Divaksin

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hardi meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Pengurus PWI Kabupaten Pati Masa Bakti 2021-2024 Dilantik

PATI - Kilasfakta.com, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati Masa bakti 2021-2024 dilantik dan…

30/11/2021

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hari meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Belum Selesai, DPRD Pati Perpanjang Pembahasan Tiga Raperda

PATI – Kilasfakta.com, Gabungan komisi di DPRD Kabupaten Pati akhirnya sepakat menambah waktu untuk membahasa…

30/11/2021