Anggota Komisi D DPRD, Hj. MuntamahAnggota Komisi D DPRD, Hj. Muntamah

PATI – Kilasfakta.com, – Rekrutmen penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dilaksanakan lagi di tahun 2024. Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Hj. Muntamah, kembali berharap, di dalam rekrutemn tersebut pemerintah memprioritaskan guru wiyata yang sudah mengambi di atas tiga tahu. Menurutnya, masih banyak guru wiyata di Kabupaten Pati yang masih belum jelas nasibnya. Padahal, guru wiyata ini, sebagian besar sudah mengabdi selama puluhan tahun, dengan honor yang sangat kecil.

Oleh karena itu, Muntamah kembali meminta agar pemerintah memperhatikan nasib guru wiyata yang sudah mengabdi lebih dari 3 tahun dalam penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 ini. Muntamah merasa prihatin dengan nasib mereka. “Kami berharap, pada saat verifikasi rekruetmen PPPK, yang diprioritaskan yang sudah lama mengabdi, utamakan yang pengabdiannya sudah di atas tiga tahun. Kasihan nasib mereka yang sudah bertahun-tahun mengabdi dan nasibnya belum jelas,” ujar Muntamah.

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan prioritas terhadap guru wiyata yang sudah lama mengabdi, dari pada guru wiyata yang pengabdiannya relatif baru. “Kalau tidak ada prioritas khusus, kasihan nasib guru wiyata yang sudah puluhan tahun mengabdi dan kemampuan dalam bidang IT kalah dengan wiyata yang baru masuk dapodik. Oleh karena itu, kami mohon, ada kebijakan khusus, bagaimana agar guru wiyata yang sudah lama mengabdi menjadi prioritas,” iimbuhnya.

Aktivis permepuan dari Pati uatara ini juga mengaku sempat mendapat aduan dari para guru wiyata untuk diprioritaskan dalam penerimaan PPPK. Rata-rata mereka (guru wiyata lama) kawatir terkalahkan oleh guru wiyata yang baru mengabdi beberapa tahun, karena kekurangmampuan dalam bidang IT. (Adv)

Tinggalkan Balasan