Views: 10
0 0
Ribuan Tenaga GTT dan PTT di Klaten Terima Tunjangan Kesejahteraan Dari Pemkab Klaten
Categories: ekonomi

Ribuan Tenaga GTT dan PTT di Klaten Terima Tunjangan Kesejahteraan Dari Pemkab Klaten

Read Time:1 Minute, 49 Second

Klaten-Kilasfakta.com, Ribuan tenaga honorer yang terdiri dari guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/ PTT) bidang Pendidikan di Kabupaten Klaten hari ini akan menerima honor kesejahteraan dari dana APBD. Dana kesejahteraan yang diberikan bervariasi antara Rp 1,9 juta sampai Rp 3,6 juta per orang tergantung masa pengabdian.

Ketua Umum GTT/PTT Kategori K2 Kab.Klaten Sriyono memaparkan,untuk K2 diKlaten dapatnya Rp 3.600.000 per orang. Beda-beda besarannya di sebabkan ada yang non K2, baru wiyata bhakti 1-3 tahun dan, 4-6 tahun.

Sriyono mengungkapkan,honorer K2 yang dipimpinnya se Kabupaten Klaten,saat ini jumlahnya mencapai 1.351 orang. Setiap orang akan mendapatkan Rp 3.600.000 dan akan digunakan memenuhi kebutuhan sehari hari disaat lebaran ini.

Serta untuk menunjang kehidupan kami. Kami K2 pernah mengikuti ujian seleksi tahun 2004 tapi belum lulus,untuk penerimaan secara simbolis diterimanya pada hari Rabu, 20/5,tapi untuk pencairan hari Jumat ini”, ungkapnya.

Sementara itu,Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Klaten, Wardani Sugiyanto menjelaskan, besaran dana yang diterima berbeda sebab disesuaikan dengan masa kerja. Total anggaran yang dicairkan mencapai Rp 12 Miliar untuk dua kategori.

Sesuai anggaran Rp 12. 808. 860. 000 akan diproses pencarian hari ini. Dana itu untuk tenaga honorer K2 dan non K2.

Pendataan terakhir untuk K2, jumlahnya ada 1.351 orang,dengan dana yang akan dicairkan sebesar Rp 4.863.600.000.

Untuk non K2 jumlahnya sebanyak 3.036 orang,dana yang ditransfer Rp 7.945.260.000. Pencairan hanya perwakilan dan diharapkan tetap kompak dalam melaksanakan tugas pembelajaran daring,” jelas Wardani.

Bupati Klaten,Hj Sri Mulyani mengatakan, jumlah GTT PTT yang K2 dan non K2 jumlah totalnya 4. 387 orang. Sejak awal dirinya sudah meminta honor bagi GTT dan PTT tidak dirasionalisasi anggarannya.

Saya sudah janji. Jalan agak jelek tidak apa karena Corona, tapi honor untuk GTT/ PTT tidak enak jika dirasionalisasi sebab saya sudah terlanjur janji,” jelas Bupati.

Bupati Klaten,menambahkan,dengan honor itu, diharapkan bisa digunakan dengan baik. Di saat pandemi Corona GTT dan PTT diharapkan jadi garda terdepan pendidikan.

Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik. Saya mohon GTT dan PTT jadi garda dalam pembelajaran daring di rumah,” pungkas Hj Sri Mulyani.

(Pur)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

Jumat Berkah Bagi-Bagi Nasi Sewelas Coffee

PATI - Kilasfakta.com, Pati (03/12/2021) - Sewelas Coffee terus mendulang pahala dan keberkahan dengan menggelar…

03/12/2021

Angka Covid-19 Menurun, Bupati Minta HIPMI Dukung Pemulihan Ekonomi Lokal

PATI - Kilasfakta.com, Kasus Covid-19 di Pati menunjukkan tren penurunan sejak beberapa bulan terakhir. Data…

03/12/2021

Dukung Vaksinasi, Wakil Ketua II DPRD Pati Minta Warga Tidak Takut Divaksin

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hardi meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Pengurus PWI Kabupaten Pati Masa Bakti 2021-2024 Dilantik

PATI - Kilasfakta.com, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati Masa bakti 2021-2024 dilantik dan…

30/11/2021

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hari meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Belum Selesai, DPRD Pati Perpanjang Pembahasan Tiga Raperda

PATI – Kilasfakta.com, Gabungan komisi di DPRD Kabupaten Pati akhirnya sepakat menambah waktu untuk membahasa…

30/11/2021