PEKALONGAN – Kilasfakta.com, Pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati, Riswadi yang masih menjabat Wakil Bupati Pekalongan menggandeng Muhammad Amin, seorang pengusaha di bidang Infrstruktur resmi mendaftar ke KPU untuk berkopetisi di kancah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pekalongan.
Riswadi Wakil Bupati Petahana yang diusung dari Partai berlambang Kepala Banteng (PDIP) berpasangan dengan Muhammad Amin, yang kini telah mendaftar sebagai bakal calon Bupati Pekalongan bersama Muhammad Amin mendaftarkan diri menjadi bakal calon Wakil Bupati Pekalongan di Pilkada Kabupaten Pekalongan 2024.

Usai melakukan prosesi pendaftaran, Riswadi menyampaikan, pihaknya bisa mengikuti kontestasi Pilkada Kabupaten Pekalongan, berkat putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Pasangan Riswadi-Amin saat ini hanya diusung dari satu Partai yaitu PDIP.
Sebagaimana diketahui, bahwa PDIP Kabupaten Pekalongan mendapatkan 8 Kursi di Parlemen berdasarkan Pileg 2024. Jika merujuk aturan lama, PDIP tak bisa mengusung calon sendiri, karena syarat minimal pengusungan 9 Kursi.
“Kami hadir mendaftarkan diri dengan menggunakan UU Pemilu keputusan MK. Alhamdulillah, kami diberi kesempatan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik, sesuatu yang bermanfaat, semoga kami mampu melaksanakannya,” kata Riswadi di KPU Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (28/8/2024).
Meskipun diusung satu Partai, Riswadi mengklaim pihaknya telah melakukan koalisi dengan rakyat.
“Bahwa Pemilu adalah pemilihan rakyat, Pemilu adalah konstelasi, Pemilu adalah kompetisi, maka kami berharap masyarakat mempunyai kemerdekaan memilih Pemimpinnya ke depan yang lebih baik. Kami berkoalisi dengan rakyat. PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan akan memberikan sebuah harapan Pembaharuan,” ujarnya .
Dalam kesempatan itu, Riswadi menyebut, masih banyak yang harus dilakukan di Kabupaten Pekalongan. Sebagai Putra Daerah asli Kajen, Kabupaten Pekalongan, Riswadi-Amin siap mengabdikan diri untuk kemajuan Kabupaten Pekalongan yang lebih baik.
“Menuju Kabupaten Pekalongan yang lebih maju lebih sejahtera, lebih martabat dengan mengedepankan kearifan lokal. Jargon kami ‘Wayahe Wonge Dewe’,” ungkap Riswadi
.
Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Laelatul Izah mengatakan, hingga hari kedua pendataran baru ada satu pasangan yang mendaftar. Sementara Bupati petahana, Fadia Arafiq diperkirakan akan mendaftar besok.
“Kalau hari ini, ya baru satu paslon yang mendaftarkan diri (Riswadi-Amin). Memang tadi ada paslon lain hadir, namun untuk konsultasi. Rencananya pendaftaran besok, Insya Allah besok Siang juga mereka akan datang resmi untuk mendaftar, tadi hanya konsultasi, Ya keduanya datang,” pungkasnya.
(Hr/Idr)

