Foto: Anggota Polsek Tangen dan anggota Koramil 10/Tangen, serta Kepala Desa Galeh datang ke TKP dan koordinasi dengan tim INAFIS Polres Sragen serta team Damkar.

SRAGEN – Kilasfakta.com – Musibah kebakaran kembali menghantam rumah warga Pada hari Senin (11 Agustus 2025), pukul 06.30 WIB.

Kebakaran menghabiskan 1 unit bangungan rumah milik Ibu Paniyem berukuran 10 x 12 cm alamat Dk. Barong RT. 08, Ds. Galeh, Kec.Tangen, Kabupaten Sragen, karena kemungkinan disebabkan oleh konsleting listrik.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa atas kebakaran yang menghanguskan satu rumah beserta isinya habis terbakar.

Tidak ada korban jiwa maupun luka – luka dan warga langsung gotong royong mendirikan rumah rumahan dari sisa – sisa material yang masih bisa di gunakan untuk di huni sementara ini,” Ucap lurah.

Kronologi Kejadian bermula ketika korban bernama Ibu Paniyem meninggalkan rumah tempat tinggalnya alamat Dk. Barong RT, Galeh, Kec.Tangen, Kabupaten Sragen menuju ke lahan persawahan yang berjarak sekitar 1 km dari rumah tempat tinggalnya dan Anak Ibu Paniyem sudah berangkat Kerja di Pabrik Rokok Sragen,” Terangnya.

Selanjutnya sekira pukul 06.30 WIB ketika korban berada di lahan persawahan melihat warga sekitar sudah ramai dirumahnya serta melihat kepulan asap yang berasal dari rumahnya.

Mengetahui hal tersebut korban langsung menuju ke rumah tempat tinggalnya dan melihat  kondisi rumahnya sudah terbakar oleh api, serta saksi 1 dan saksi 2 bersama dengan warga sekitar sudah bergotong royong memadamkan kobaran api,” Ucap Paniyem.

Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tangen, kemudian setelah menerima laporan tersebut anggota Polsek Tangen dan anggota Koramil 10/Tangen, serta Kepala Desa Galeh datang ke TKP dan koordinasi dengan tim INAFIS Polres Sragen serta team Damkar Kabupaten Sragen untuk memadamkan bara api.

Kemudian Damkar sebanyak 2 unit datang ke ke TKP bersama warga untuk memadamkan api dan api dapat dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB.

Kerugian materiil Rumah milik Ibu Suratmi berukuran 10 x 12 m dan seisi rumah terbakar habis dan ditaksir kerugian mencapai lk Rp.50.000.000 (Lima puluh juta rupiah).

Atas peristiwa ini, Kepala Desa Galeh (Triyono S.H.) menghimbau warganya untuk lebih berhati hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. (Hendro)