Ngawi – Kilasfakta.com, Musibah memang tidak dapat di tebak kapan datangnya.

Begitulah nasib naas yang di alami Sugiyanti (30 th) warga dusun Garit Rt 002 Rw 001 Desa Tulakan, Kecamatan Sine.

 

Kejadian pada Rabu 17/03/2021 sekira pukul 17.00 Wib rumah Sugiyanti warga dusun Garit mengalami kebakaran.

Kronologi kejadian seperti dilaporkan oleh saksi saudara Karmi (50 th), warga dusun Garit Rt. 002, Rw. 001. Pada hari Rabu sore sekira pukul 5 sore saudara Karmi yang sedang berada di depan rumahnya berteriak minta tolong, dia melihat dari rumah Sugiyanti asal kepulan asap.

 

Tak berselang lama saudara Sarimin datang, dan selanjutnya keduanya mendatangi asal kepulan asap tersebut. Setelah mengetahui ternyata rumah saudara Sugiyanti sudah terbakar. Selanjutnya keduanya masuk kedalam rumah dan mencari anak saudara Sugiyanti yang bernama Aji dan mengajak keluar anak tersebut.

 

Selanjutnya datang lagi Saudara Suharto dan berteriak mengajak warga sekitar, untuk memadamkan api. Namun tidak berhasil padamkan api, di karenakan angin bertiup kencang.

 

Penyebab kebakaran diduga saudra Aji anak ibu Sugiyanti membuang puntung rokok sembarangan, dan mengenai kasur berbahan kapuk. Sehingga terbakar dan menjalar ke dinding kamar yang terbuat dari triplek, sehingga api membesar dan membakar rumah Sugiati sampai habis.

 

“Dari keterangan warga sekitar menyebutkan, bahwa Aji anak dari Sugianti, menderita gangguan dan seringkali mengamuk hingga memukuli Ibunya.”

 

Melihat kejadian tersebut kades Wiyono melaporkan kepada Polsek Sine dan Koramil 0805/10 Sine. Kemudian Personil Polsek Sine Aipda Eko bersama 3 orang anggota mendatangi Tkp, bersama warga dan relawan GARASI dan Widodaren Rescue serta sejumlah relawan lainya, berusaha membantu memadamkan api dengan dibantu 2 unit mobil damkar ngawi. Dari kejadian naas tersebut tidak ada korban jiwa tetapi kerugian materil di tafsir sekitar Rp.40-jutaan.

 

(Agus Cahyono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *