REMBANG – Kilasfakta.com Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional yang ke-78, yang jatuh pada tanggal 12 Juli 2025, Koperasi Kabupaten Rembang mengadakan serangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat. Salah satu kegiatan utama adalah pembagian paket sembako kepada kaum duafa dan fakir miskin di wilayah Kabupaten Rembang.

Sebanyak 400 orang penerima mendapatkan paket sembako senilai Rp75.000 per orang. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi landasan utama gerakan koperasi.

Menurut Pak Wahyu Tribasuki, selaku Ketua Panitia Hari Koperasi ke-78 Tahun 2025, dana untuk kegiatan sosial ini terkumpul secara swadaya dan murni berasal dari para anggota koperasi se-Kabupaten Rembang. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya kekompakan dan semangat kebersamaan antar anggota koperasi dalam menjalankan prinsip “dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota” yang telah menjadi ruh dari gerakan koperasi sejak dahulu.

“Dengan kekompakan dan semangat kebersamaan seluruh anggota koperasi di Kabupaten Rembang, kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar dan penuh makna,” ujar Wahyu Tribasuki dalam sambutannya. Kegiatan ini juga sejalan dengan jargon pemerintah dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, yaitu “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur.” Semangat tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wahyu Tribasuki juga menyampaikan pesan inspiratif yang menjadi motivasi bagi seluruh panitia dan anggota koperasi, yaitu: “Tiada hari tanpa kerja.”

Sebuah prinsip hidup yang mencerminkan dedikasi, kerja keras, dan tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas koperasi yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga pada nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.

Tak hanya pembagian sembako, beberapa koperasi di wilayah Rembang juga menggelar kegiatan pendampingan UMKM lokal, penyuluhan kewirausahaan untuk pemuda, serta bazar produk koperasi. Semua ini bertujuan untuk memperkuat posisi koperasi sebagai motor penggerak ekonomi berbasis komunitas dan inklusi sosial.

Dengan kegiatan ini, diharapkan koperasi tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga agen perubahan sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Semoga semangat Hari Koperasi ini mampu terus menyala dan menginspirasi berbagai kalangan untuk lebih peduli, berbagi, dan membangun masa depan yang lebih baik melalui semangat koperasi.

Selamat Hari Koperasi ke-78!

Mari terus bergerak bersama, membangun negeri melalui semangat koperasi.

Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur! (MJH)