PATI – Kilasfakta.com, Persipa Pati resmi mengumumkan Salahudin sebagai nakhoda baru tim untuk mengarungi kompetisi Liga Nusantara musim 2026/27. Kepercayaan ini diberikan kepada sosok yang sudah malang melintang di kancah sepak bola nasional, dengan harapan mampu membangkitkan kembali performa Laskar Saridin, julukan Persipa Pati.
Rekam jejak Salahudin di dunia kepelatihan memang tak diragukan lagi. Sebelum menangani Persipa, ia tercatat pernah menukangi sejumlah klub ternama seperti Nusantara United FC, Persijap Jepara, Persis Solo, Persiba Balikpapan, bahkan sukses membawa Barito Putera menjuarai kompetisi Divisi Utama pada musim 2011-2012.
Kini, tantangan baru menanti Salahudin bersama Persipa Pati. Ia mengaku sangat antusias menerima pinangan klub berjuluk Laskar Saridin ini, salah satunya karena pengalamannya selama menangani Persijap Jepara yang membuatnya paham betul betapa besarnya animo suporter sepak bola di wilayah Pati.
“Alhamdulillah, saya sangat termotivasi ke Pati. Ini karena selama saya di Persijap dulu, saya tahu benar sepak bola Pati punya antusiasme penonton yang luar biasa. Ini salah satu yang menjadi alasan kenapa saya menerima tawaran ke Persipa. Sebelumnya, saya sempat ditawari oleh tiga tim Liga 3, namun saya pilih ke Persipa,” ungkap Salahudin, Selasa (22/9/2026).
Selain faktor dukungan suporter, ia juga mengaku tertantang dengan target realistis yang telah disepakati bersama manajemen klub, mengingat performa Persipa musim lalu yang tergolong kurang memuaskan.
“Persipa tahun lalu terseok-seok. Dan tahun ini, target awal kita adalah babak 8 besar dulu. Setelah itu, kita step by step untuk dapat tiket promosi. Jadi target ini yang membuat saya tertantang,” ujarnya.
Pada kompetisi Liga Nusantara musim 2026/27 ini, Persipa tergabung di Grup B bersama sejumlah tim tangguh, di antaranya Putra Sang Fajar FC (Blitar), Persika Karanganyar, Persibo Bojonegoro, Persiba Bantul, Persibangga Purbalingga, Persinga Ngawi, dan Gresik United FC.
Salahudin pun tak menampik bahwa persaingan di grup tersebut akan berlangsung sangat sengit.
“Kalau saya pribadi, semua tim itu kuat. Karena ini jadi motivasi kita memegang tim. Namun memang harus kita akui bahwa wilayah tengah (Grup B) ini, timnya bagus-bagus. Bisa dikatakan ini grup neraka dan ini jadi motivasi kita,” ucapnya.
Di sisi lain, terkait kepastian Persipa yang tidak dapat menjadikan Stadion Joyokusumo sebagai markas akibat terganjal regulasi kondisi rumput, Salahudin tetap berharap besar agar dukungan suporter tidak surut, meski tim harus bermain jauh dari kandang sendiri.
“Dimanapun Persipa main (berhome base), saya harap dukungan suporter tetap antusiasmenya. Walaupun mungkin kita akan main di lain tempat (tidak di Pati), kita sangat membutuhkan dukungan suporter,” tegasnya. (RED)

