Views: 24
0 0
Utamakan Untuk Bibit Padi, Bupati Klaten Ikut Panen Perdana Varietas Padi Rojolele Srinar Srinuk
Categories: Pertanian

Utamakan Untuk Bibit Padi, Bupati Klaten Ikut Panen Perdana Varietas Padi Rojolele Srinar Srinuk

Read Time:1 Minute, 29 Second

Klaten – Kilasfakta.com, Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani bersama Forkompinda memanen Varietas padi Rojolele Srinar dan Srinuk. Varietas unggulan Rojolele Srinuk dan srinar yang ditanam di lahan Agro Techo Park (ATP) Humo, Klaten,dipanen oleh Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Rabu (22/4/20 kemarin.

Dalam kegiatan panen perdana kali ini,juga dihadiri oleh Bupati Klaten, Ketua DPRD Kab.Klaten,Asisten II Setda Klaten,Kepala DPKPP Klaten, Kepala Bappeda,dan Forkompinca setempat.

Bupati Klaten Sri Mulyani secara langsung mengawali panen perdana benih Srinuk yang telah menguning di hamparan seluas 4 hektar. Rencananya benih ini akan segera diajukan untuk sertifikasi sehingga bisa segera disiapkan bagi para petani di Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten,Hj Sri Mulyani mengungkapkan,Alhamdulillah, pada pagi hari ini bersama Dinas Pertanian Klaten melakukan panen padi varietas Rojolele Srinuk di ATP Humo. Kalau panen pada pagi ini akan diproses menjadi benih yang nanti kalau sudah ada sertifikatnya nanti akan kita bagikan ke kelompok masyarakat Klaten.

Sebelumnya, ada sekitar 4 hektar yang dipergunakan oleh Dinas Pertanian untuk keperluan pembibitan Srinar dan Srinuk. Dengan rincian sebanyak 2,5 hektar untuk Srinuk, dan 1,5 hektar untuk Srinar. Panen perdana ini dilakukan untuk varietas Srinuk dengan usia tanaman 120 hari, sementara untuk varietas Srinar direncanakan pada bulan depan akan turut dipanen.ungkap Bupati Klaten.

Sementara itu,Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Widiyanti, mengjelaskan, bahwa dalam panen perdana ini dinilai memuaskan. Pihaknya memperkirakan ada sekitar 7 ton kering hasil panen dalam satu hektar. Rencananya hasil panen ini akan diajukan ke Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Jawa Tengah untuk keperluan sertifikasi.

Kita kerjasama dengan BPSP Provinsi Jawa tengah, setelah panen kemudian akan dilakukan seleksi dari pihak BPSP. Nanti sekitar kurang lebih dua bulan, sehingga setelah itu kita bisa sebarkan benih tersebut,pungkas Widiyanti.

(Humas/PUR)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

Jumat Berkah Bagi-Bagi Nasi Sewelas Coffee

PATI - Kilasfakta.com, Pati (03/12/2021) - Sewelas Coffee terus mendulang pahala dan keberkahan dengan menggelar…

03/12/2021

Angka Covid-19 Menurun, Bupati Minta HIPMI Dukung Pemulihan Ekonomi Lokal

PATI - Kilasfakta.com, Kasus Covid-19 di Pati menunjukkan tren penurunan sejak beberapa bulan terakhir. Data…

03/12/2021

Dukung Vaksinasi, Wakil Ketua II DPRD Pati Minta Warga Tidak Takut Divaksin

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hardi meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Pengurus PWI Kabupaten Pati Masa Bakti 2021-2024 Dilantik

PATI - Kilasfakta.com, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati Masa bakti 2021-2024 dilantik dan…

30/11/2021

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hari meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Belum Selesai, DPRD Pati Perpanjang Pembahasan Tiga Raperda

PATI – Kilasfakta.com, Gabungan komisi di DPRD Kabupaten Pati akhirnya sepakat menambah waktu untuk membahasa…

30/11/2021