Anggota DPRD Kabupaten Pati Irianto Budi UtomoAnggota DPRD Kabupaten Pati Irianto Budi Utomo

PATI – Kilasfakta.com, Jalan tol Demak – Tuban merupakan salah satu proyek konsturksi pemerintah pusat yang sudah dinantikan realisasinya oleh masyarakat, karena jalur bebas hambatan ini bakal menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sesuai rencana, lokasi titik awal proyek tersebut nantinya akan terhubung dengan jalan tol Semarang–Demak. Sementara titik akhir proyek akan terhubung dengan rencana Jalan Tol Tuban–Lamongan–Gresik.

Tahun 2024 ini, jika sesuai dengan progresnya, akan dimulai proses konstruksinya dan direncanakan berakhir pada tahun 2028. Proses konstruksi jalan tol Demak–Tuban akan dibagi menjadi dua tahapan pembangunan. Tahap I, akan berlangsung mulai dari kuartal tiga (Q3) 2024 hingga kuartal dua (Q2) 2026.

Wacana pembuatan jalan Tol Demak Tuban saat sekarang makin santer diperbincangkan oleh masyarakat Kabupaten Pati, Irianto Budi Utomo Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengaku berharap, agar proyek tersebut dapat terlaksana.

“Kalau jalan tol ini kan wacananya akan dimulai tahun 2024 ini. Tapi benar dan tidaknya itu kan kewenangan pusat, jadi kami tidak bisa memastikan kebenarannya,” ujarnya kepada Kilasfakta.com.

Irianto menyebut, proyek tersebut akan mempunyai dampak besar bagi perkembangan ekonomi di Kabupaten Pati. “Hal itu hanya ada sosialisasi pembangunan jalan tol Demak Tuban. Tapi proses selanjutnya itu kewenangan pusat, ya kami berharap bisa segera terealisasi,” sambungnya.

Menurut Irianto, selain berdampak pada kemajuan ekonomi, adanya jalan tol tersebut menurutnya juga akan mengatasi permasalahan kemacetan yang sering terjadi di Juwana. “Harapan kami jika jalan tol ini terealisasi dan jadi, yang jelas dan pasti akan memperlancar arus lalu lintas, ” kata dia. (Adv)

Tinggalkan Balasan