Views: 29
0 0
Warga Berharap Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo - Jogja Tidak Tutup Saluran Irigasi Lahan Pertanian di Klaten
Categories: Pembangunan

Warga Berharap Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo – Jogja Tidak Tutup Saluran Irigasi Lahan Pertanian di Klaten

Read Time:1 Minute, 37 Second

Klaten – Kilasfakta.com, Warga minta Proyek Nasional pembangunan jalan tol Solo-Jogja tidak akan menutup saluran irigasi lahan pertanian di Kabupaten Klaten, karena akan berdampak pada hasil produktivitas pertanian, di Kabupaten Klaten Bersinar.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Klaten Widiyanti mengatakan bahwa semua usulan lahan pertanian yang terdampak tol sudah disampaikan ke Pemkab Klaten. Usulannya yakni revisi lebar sayap proyek jalan tol Solo-Jogja.

Rencana awal itu perbandingan lebarnya 4:1, Dengan perbandingan itu artinya agak banyak lahan pertanian terkena. Kami sudah usulkan agar perbandingannya hanya menjadi 2:1 saja, dan usulan tersebut sudah disetujui, kata Widiyanti saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis kemarin.

Widiyanti menambahkan, rencana proyek sudah memetakan lokasi-lokasi saluran irigasi terdampak. DPKPP hingga kini masih menunggu lokasi-lokasi saluran irigasi yang bakal dilintasi oleh proyek jalan tol solo -jogja itu.

Kami perlu data itu agar kami bisa memetakan dan tahu strategi apa yang harus dibuat terutama untuk mendampingi para petani, tambahnya.

Lebih lanjut Widiyanti menerangkan, untuk selama ini Kabupaten Klaten, menjadi salah satu lumbung penyangga pangan Jawa Tengah, bahkan nasional.

Luas lahan pertanian padi keseluruhan di Klaten dalam setahun sekitar 78.000 ha pada 2019 lalu , total hasil produktivitas padi di Kabupaten Klaten, sebesar 459.000 ton gabah kering panen.

Sehingga pada tahun 2019 Klaten masih mengalami surplus beras. Kebutuhan padi di Klaten itu sekitar 250.000 ton gabah kering panen per tahun, terangnya.

Widiyanti optimistis, Klaten masih akan mengalami surplus beras, meski luas pertanian semakin berkurang. Pasalnya, luas lahan pertanian terdampak proyek tol solo-jogja ini diperkirakan hanya berkisar 1 % dari total luas lahan pertanian di Klaten.

Berdasarkan rencana awal, sekitar 400 hektare sawah di Klaten akan terkena dampak pembangunan proyek tol Solo-jogja. Kalau diambil rata-rata dua kali panen dalam setahun.

Artinya luas tanam sawah terdampak ada sekitar 800 ha. Jika dibandingkan dengan total luas tanam, yang terdampak sekitar 1%. Insyaallah tidak akan mengganggu surplus beras lokal, pungkasnya.

(Pur)

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

Jumat Berkah Bagi-Bagi Nasi Sewelas Coffee

PATI - Kilasfakta.com, Pati (03/12/2021) - Sewelas Coffee terus mendulang pahala dan keberkahan dengan menggelar…

03/12/2021

Angka Covid-19 Menurun, Bupati Minta HIPMI Dukung Pemulihan Ekonomi Lokal

PATI - Kilasfakta.com, Kasus Covid-19 di Pati menunjukkan tren penurunan sejak beberapa bulan terakhir. Data…

03/12/2021

Dukung Vaksinasi, Wakil Ketua II DPRD Pati Minta Warga Tidak Takut Divaksin

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hardi meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Pengurus PWI Kabupaten Pati Masa Bakti 2021-2024 Dilantik

PATI - Kilasfakta.com, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati Masa bakti 2021-2024 dilantik dan…

30/11/2021

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hari meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Belum Selesai, DPRD Pati Perpanjang Pembahasan Tiga Raperda

PATI – Kilasfakta.com, Gabungan komisi di DPRD Kabupaten Pati akhirnya sepakat menambah waktu untuk membahasa…

30/11/2021