Views: 9
0 0
Warga Jrakah Semarang Yang Berhak Terima Sembako, 3 Kali Tidak Dapatkan Haknya
Categories: ekonomipemerintah

Warga Jrakah Semarang Yang Berhak Terima Sembako, 3 Kali Tidak Dapatkan Haknya

Read Time:1 Minute, 55 Second

SEMARANG-Kilasfakta.com, Sampai tahap ke 4 pembagian paket sembako program terdampak Covid 19, ternyata masih ada masyarakat warga Kota Semarang yang tidak menerima paket sembako program pemerintah kota.

Walaupun sebenarnya telah diintruksikan oleh Walikota Hendrar Prihadi, bahwa agar diperhatikan dan diprioritaskan masyarakat Kota Semarang yang benar-benar memiliki identitas NIK setempat untuk diprioritaskan memperoleh paket sembako terdampak Covid 19.

Hal itu terjadi di wilayah RT 1 / RW 1 Kelurahan Jrakah, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Warga yang sebenarnya memiliki hak menerima paket sembako terdampak Covid 19 malah tidak terima.
“Padahal orang yang berhak itu kebanyakan janda-janda yang berpenghasilan tidak tetap. Tapi haknya malah diberikan ke orang kos/boro yang tidak memiliki NIK di sini. Itu terjadi sudah 3 kali pembagian,” jelas Neti warga setempat saat dikonfirmasi awak media.

Lanjut Neti, ada juga pensiunan yang beberapa kali menerima paket sembako program covid 19 Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Dan lagi, dari 53 KK (Kepala Keluarga) yang ada di RT 1, hanya 17 yang menerima. Namun yang disayangkan, sebagian sembako tidak dibagikan kepada orang yang berhak menerimanya, sesuai NIK yang terdaftar di data penerima sembako Pemkot Semarang.

“Ya ada dugaan terdapat unsur suka tidak suka ini mas. Sehingga kami tidak terima paket sembakonya,” jelas salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Apalagi, lanjut warga tersebut, paket sembako yang jumlahnya 17 tersebut, satu diambil lagi untuk ganti ongkos pengambilan, seperti yang di share di grup Whatsup warga.

Saat dikonfirmasi di Kelurahan Jrakah, awak media ditemui oleh Carik Kelurahan Jrakah, Sutardi Weryo Atmojo, SE menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan kebijakan yang telah diambil oleh jajaran RT dan RW.

Termasuk data jumlah penerima yang rata – rata hanya berjumlah 17, berapapun jumlah Kk wilayah RT tersebut. Padahal di Websiet atau link data penerima sembako Pemkot Semarang menyebutkan, Silahkan menghubungi kelurahan apabila ada data yang tidak sesuai.

“Hal itu merupakan kebijakan dan kesepakatan RT dan RW se Kelurahan Jrakah saat diadakan rapat di sini (Kantor Kelurahan, red).,” jelas Carik Kelurahan Jrakah di Kantor Kelurahan Jrakah, Rabu (5/8).

Sementara Camat Tugu Kota Semarang, Moch. Imron saat dihubungi via telpon Whatsups menyampaikan bahwa, pihaknya belum bisa memberikan tanggapan terkait masalah tersebut, sebab belum menerima data secara lengkap. Dan akan dijadwalkan wawancara khusus.
“Ya nanti kita jadwalkan mas. Soalnya sekarang ini Saya mau sidang,” tandas Moch. Imron menjawab telpon Whatsups. #bledek'sPur

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %
kilasfakta

Recent Posts

Jumat Berkah Bagi-Bagi Nasi Sewelas Coffee

PATI - Kilasfakta.com, Pati (03/12/2021) - Sewelas Coffee terus mendulang pahala dan keberkahan dengan menggelar…

03/12/2021

Angka Covid-19 Menurun, Bupati Minta HIPMI Dukung Pemulihan Ekonomi Lokal

PATI - Kilasfakta.com, Kasus Covid-19 di Pati menunjukkan tren penurunan sejak beberapa bulan terakhir. Data…

03/12/2021

Dukung Vaksinasi, Wakil Ketua II DPRD Pati Minta Warga Tidak Takut Divaksin

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hardi meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Pengurus PWI Kabupaten Pati Masa Bakti 2021-2024 Dilantik

PATI - Kilasfakta.com, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati Masa bakti 2021-2024 dilantik dan…

30/11/2021

PATI – Kilasfakta.com, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Hari meminta warga untuk tidak takut…

30/11/2021

Belum Selesai, DPRD Pati Perpanjang Pembahasan Tiga Raperda

PATI – Kilasfakta.com, Gabungan komisi di DPRD Kabupaten Pati akhirnya sepakat menambah waktu untuk membahasa…

30/11/2021