
Oleh: Siti Zuwariyah, S.Pd.SD (Guru SDN Sarimulyo 02 Kec. Winong, Kab. Pati)
Pembelajaran matematika memiliki tujuan untuk membangun pengetahuan matematika yang akan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sesuai dengan konsep pembelajaran kontekstual yang menurut Sanjaya (2016:109) merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada keterlibatan siswa secara penuh untuk menemukan sendiri materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi sebenarnya sehingga siswa dapat menerapkannya dalam kehidupan nyata.
Sebagian besar penyajian materi matematika masih terlihat monoton. Akibatnya siswa merasa jenuh dan tidak memperhatikan materi yang disampaikan guru sehingga diperoleh hasil belajar yang rendah. Hal ini juga terjadi di kelas V SDN Sarimulyo 02 Kecamatan Winong, Pati. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi matematika khususnya dalam menghitung volume bangun ruang. Permasalahan tersebut menuntut adanya perubahan guru dalam mengorganisasikan kelas dengan memilih metode mengajar yang tepat sehingga dapat menumbuhkan aktivitas belajar siswa untuk mencapai tujuan belajar.
Penulis selaku guru kelas V mencari solusi pemecahan masalah melalui metode demonstrasi media bangun ruang (bangru) secara virtual untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi volume bangun ruang. Bangun ruang merupakan sejenis benda yang memiliki ruang beraturan yang memiliki rusuk, sisi dan titik sudut. Media bangun ruang berbentuk seperti kotak berongga dan memiliki kerangka. Penggunaan media bangun ruang virtual dapat membantu guru untuk menjelaskan hal yang bersifat abstrak menjadi lebih konkrit sehingga memudahkan siswa untuk belajar. Sebelum pembelajaran berlangsung, guru akan membuat rekaman video praktik dengan metode demonstrasi untuk sebagai bahan pelajaran ketika melakukan google meeting.
Menurut Bahri dan Aswan (2010:90), metode demonstrasi merupakan cara penyajian materi dengan memperagakan atau mempertunjukkan suatu proses, situasi, atau benda baik nyata maupun tiruan kepada siswa yang sering disertai dengan penjelasan lisan. Dengan mendemonstrasikan suatu objek secara langsung, proses penerimaan siswa terhadap materi akan lebih berkesan sehingga dapat membentuk pemahaman konsep yang baik. Sebelum mencari volume bangun ruang melalui demonstrasi, siswa terlebih dahulu diberikan materi tentang nama-nama bangun ruang dan menjelaskan perbedaan ciri dari masing-masing bangun melalui google meet.
Metode demonstrasi yang dimodifikasi secara virtual, disampaikan kepada siswa melalui google meet dengan memanfaatkan fitur share screen. Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan guru sebagai berikut. (1) mengajak siswa masuk atau join pada google meet. (2) guru menyampaikan apersepesi dan menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai; (3) guru menyampaikan rumus untuk mencari volume bangun tersebut; (4) guru menyiapkan rekaman video praktik demonstrasi menghitung volume; (5) sambil memutar video, guru menjelaskan urutan mencari volume dengan mengukur panjang sisi bangun ruang; (6) siswa kemudian mencari volume sesuai rumus volume bangun ruang yang didemonstrasikan terlebih dahulu; (7) selanjutnya dijelaskan bahwa volume bangun ruang tersebut juga dapat diukur dengan mengisi air ke dalam media bangru. Caranya dengan mengukur volume air tersebut menggunakan gelas ukur seperti yang ada pada video; (8) siswa mencocokkan hasil perthitungan volume menggunakan rumus dengan hasil demonstrasi volume menggunakan media bangru dan gelas ukur.
Dengan metode demonstrasi virtual mencari volume, perhatian siswa dapat berpusat untuk mengamati dan menghitung volume bangun ruang dengan teliti. Siswa juga menjadi lebih paham dan mendapat gambaran yang jelas mengenai cara mencari volume bangun ruang dengan benar melalui demonstrasi maupun dengan rumus. Kendati dilakukan secara virtual, hal ini tidak mengurangi antusias siswa untuk memahami materi yang diberikan. (*)
