Warsiti, Anggota DPRD Pati Peroiode 2024-2029Warsiti, Anggota DPRD Pati Peroiode 2024-2029

PATI – Kilasfakta.com, –

 

Untuk menekan tingginya angka perceraian, Warsiti, Anggota DPRD Kabupaten Pati mengimbau masyarakat untuk menghindari pernikahan dini atau pernikahan anak di bawah umur. Warsiti menyampaikan bahwa pernikahan dini sering kali mengakibatkan kurangnya kesiapan mental dan finansial, sehingga dapat berujung pada perceraian.

“Kami ingin masyarakat menyadari bahwa pernikahan itu menjadi tanggung jawab besar yang memerlukan persiapan matang agar dapat mewujudkan maghligai rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah,” ujarnya kepada Kilasfakta.com.

Politisi perempuan dari Pati selatan ini menekankan pentingnya pendidikan dan sosialisasi mengenai pernikahan yang sehat, agar dapat memberikan pemahaman tentang risiko dan konsekuensi dari pernikahan dini. “Kami berharap, masyarakat bisa menunda pernikahan hingga mencapai usia yang lebih matang, sehingga pasangan pengantin dapat dengan mudah mewujudkan keluarga yang sejahtera dan harmonis,” sambungnya.

Kader PDI Perjuangan ini menyebutkan jika pernikahan dini perlu dihindari, karena berpotensi meningkatkan angka perceraian. “Pemicu terjadinya pernikahan dini akibat faktor media sosial karena tidak adanya pengawasan orang tua yang ketat. Ke dua hal tersebut juga bisa memicu terjadinya pernikahan dini,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Warsiti menambahkan, biasanya pernikahan dini terjadi karena pasangan tersebut kecelakaan atau hamil lebih dulu, tidak bisa mengontrol apa yang tidak boleh dilakukan. “Penyebabnya bisa karena faktor medsos, atau tanpa adanya pengawasan kedua orang tua terhadap pergaulan anak,” jelasnya.

Biasanya, lanjut Warsiti, mental pasangan pengantin usia dini, belum sepenuhnya kuat, sehingga berpotensi akan terjadi cekcok dan menyebabkan perceraian. “Menikah kalau usianya masih di bawah 19 tahun sangat riskan. Karena nanti dia akan menjadi keluarga, kalau tidak disiapkan dengan baik, mentalnya belum kuat dan masih labil,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan