PATI – Kilasfakta.com, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati terus mendorong budaya kerja ramah lingkungan melalui kebijakan optimalisasi penggunaan energi yang diterapkan setiap pekan. Salah satu program yang dijalankan adalah WFH setiap hari Jumat dan gerakan bersepeda atau berjalan kaki setiap hari Rabu bagi pegawai yang tinggal dekat kantor.

Program ini merupakan bentuk tindak lanjut atas kebijakan pemerintah pusat mengenai efisiensi energi di lingkungan kerja pemerintahan. Dengan sistem tersebut, pegawai bekerja dari kantor pada hari Senin hingga Kamis, sementara Jumat seluruh aktivitas dilakukan dari rumah secara daring.

Humas Kemenag Kabupaten Pati, Athi’ Masyruroh, mengatakan bahwa langkah ini tidak hanya fokus pada penghematan energi, tetapi juga bertujuan menjaga kesehatan pegawai dan meningkatkan produktivitas kerja.

Menurutnya, budaya kerja yang adaptif perlu dibangun agar pelayanan publik tetap berjalan maksimal meskipun pola kerja mengalami penyesuaian. Sistem kerja digital menjadi salah satu kunci utama keberhasilan program tersebut.

“Pelaksanaan teknis WFH kami dilakukan 100 persen. Pegawai tetap mengikuti apel pagi daring, lalu berkoordinasi rutin menyelesaikan tugas dari rumah. Pelayanan masyarakat tetap berjalan melalui PTSP online,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika ada kebutuhan pelayanan yang mengharuskan kehadiran langsung, pegawai tetap siap datang ke kantor demi memastikan pelayanan tidak terganggu.

Selain menghemat penggunaan listrik dan operasional kantor, program ini juga dinilai mampu mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas berjalan kaki dan bersepeda.

Kemenag Pati berharap kebijakan ini dapat terus menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.

Dengan disiplin kerja yang tetap terjaga, Kemenag optimistis kebijakan tersebut akan memberikan dampak positif bagi pegawai maupun masyarakat yang membutuhkan pelayanan setiap hari. (Red)