Ali Badrudin, Ketua DPRD Kab. PatiAli Badrudin, Ketua DPRD Kab. Pati

PATI – Kilasfakta.com, Aksi protes warga dengan menanam pohon pisang di jalan berlubang dekat RSUD Kayen akhirnya mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Pati. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengusulkan agar jalan di sisi barat RSUD Kayen dibangun menggunakan konstruksi beton agar lebih tahan lama.

Menurut Ali Badrudin, kerusakan jalan di kawasan tersebut sudah terjadi sejak lama dan kerap dikeluhkan masyarakat. Bahkan, aksi warga menanam pohon pisang menjadi simbol kekecewaan atas kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki secara maksimal.

“Seperti di jalan barat RSUD dilakukan itu, dari dulu saya minta dicor biar awet,” tegasnya, Rabu (8/4/2026).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini menilai penggunaan cor beton menjadi solusi jangka panjang dibandingkan perbaikan tambal sulam yang sering dilakukan. Dengan konstruksi beton, jalan diharapkan lebih kuat dan tidak mudah rusak meski dilalui kendaraan berat.

Meski demikian, Ali Badrudin menegaskan bahwa DPRD hanya memiliki peran sebagai penyambung aspirasi masyarakat. Untuk pelaksanaan proyek, sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui dinas terkait.

“DPRD Kabupaten Pati kan hanya sebatas mengusulkan apa yang menjadi keluh kesah masyarakat. Yang bagian eksekusi itu kan eksekutif,” jelasnya.

Sementara itu, dari pihak pemerintah daerah, melalui DPUTR Pati, rencana perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam agenda tahun 2026. Kabid Bina Marga, Hasto Utomo, menyebutkan bahwa proyek tersebut telah dianggarkan dengan nilai cukup besar.

“Ruas jalan kantor kawedanan—Kota Kayen sudah dialokasikan tahun 2026 sebesar Rp1,25 miliar dengan konstruksi beton,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin juga menambahkan bahwa perencanaan proyek sudah rampung dan tinggal menunggu proses lanjutan. “Perencanaan sudah jadi, tinggal menunggu perintah Plt bupati untuk ditenderkan. Semoga April ini bisa segera dimulai,” tambahnya.

Dengan adanya rencana tersebut, masyarakat berharap perbaikan jalan benar-benar terealisasi dan tidak lagi menjadi keluhan berkepanjangan. (Adv)